BMKG Ungkap Alasan Jam Setengah 6 Pagi Sekarang Sudah Terang di Indonesia

cuaca, matahari, BMKG, equinox, Matahari Terbit, BMKG Ungkap Alasan Jam Setengah 6 Pagi Sekarang Sudah Terang di Indonesia, BMKG Jelaskan Penyebabnya Pukul 5.30 WIB Sudah Terang, Pengaruh Orbit dan Kemiringan Sumbu Bumi, Apa Itu Equinox?, Jadi, Wajar Kalau Sekarang Lebih Pagi Terang

Belakangan ini, sejumlah warganet di media sosial mengamati fenomena menarik di langit pagi.

Jika sebelumnya pukul 05.30 WIB masih tampak gelap, kini di jam yang sama langit sudah terlihat terang disinari cahaya matahari.

Seorang pengguna media sosial X menulis, dirinya heran karena suasana pagi kini terasa lebih cepat terang dibanding beberapa minggu lalu.

“Dulu kalau jam setengah 6 masih gelap dikit sekarang terang banget kayak jam 6 lewat,” tulis akun @bas******, Kamis (9/10/2025).

Unggahan tersebut langsung ramai disetujui pengguna lain yang juga merasakan hal serupa.

“Bener tadi kebangun jam 5.15 langit udah terang banget kayak jam 6. Sampe aku mastiin lagi beneran jam 5 apa enggak,” tulis akun @goo******.**

“Jam 5 udh terang bgt, padahal pengen jalan pagi agak gelapan eh ternyata udah terang,” tambah akun @dea******.**

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan, mengapa kini matahari terbit lebih awal, membuat pukul lima hingga enam pagi sudah terang?

BMKG Jelaskan Penyebabnya Pukul 5.30 WIB Sudah Terang

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Kerja Bidang Tanda Waktu BMKG, Himawan Widiyanto, menjelaskan bahwa penyebab utama perbedaan terang di pagi hari adalah pergeseran waktu terbit matahari.

“Penyebabnya adalah saat ini, waktu terbit matahari lebih pagi dibandingkan waktu terbit matahari sebelumnya,” kata Himawan, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (11/10/2025).

Sebagai contoh, Himawan menyebut waktu terbit matahari di Jakarta pada 7 Juni 2025 adalah pukul 05.58 WIB. Sedangkan pada 4 Oktober 2025, matahari sudah terbit pada pukul 05.36 WIB.

Artinya, dalam kurun waktu sekitar empat bulan, terdapat selisih lebih dari 20 menit yang membuat suasana pagi tampak lebih terang lebih cepat.

cuaca, matahari, BMKG, equinox, Matahari Terbit, BMKG Ungkap Alasan Jam Setengah 6 Pagi Sekarang Sudah Terang di Indonesia, BMKG Jelaskan Penyebabnya Pukul 5.30 WIB Sudah Terang, Pengaruh Orbit dan Kemiringan Sumbu Bumi, Apa Itu Equinox?, Jadi, Wajar Kalau Sekarang Lebih Pagi Terang

BMKG memperkirakan suhu panas ekstrem hingga 35°C di beberapa kota Indonesia hari ini. Simak daftar lengkap wilayah terdampak dan kondisi cuacanya.

Pengaruh Orbit dan Kemiringan Sumbu Bumi

Himawan menjelaskan, perbedaan waktu terbit dan terbenamnya matahari disebabkan oleh dua hal utama: orbit bumi yang elips dan kemiringan sumbu bumi sebesar 23,5 derajat.

“Orbit bumi mengelilingi matahari yang berbentuk elips dan kemiringan sumbu bumi sebesar 23,5 derajat menyebabkan waktu terbit dan terbenam matahari yang tidak selalu sama,” jelas Himawan.

Menurutnya, perubahan ini bersifat alami dan terjadi sepanjang tahun karena posisi bumi terus berubah terhadap matahari.

“Saat sumbu bumi berputar dari posisi miring ke arah matahari menuju posisi mendekati Equinox, hal ini yang menyebabkan waktu terbit matahari menjadi lebih lambat,” katanya.

Sebaliknya, ketika posisi bumi bergerak dari Equinox menuju titik balik matahari, waktu terbit matahari akan menjadi lebih cepat.

“Begitu juga sebaliknya, dari Equinox ke titik balik matahari, waktu terbit matahari akan menjadi lebih cepat,” ungkap Himawan.

Apa Itu Equinox?

Equinox adalah momen ketika durasi siang dan malam hampir sama panjang, masing-masing sekitar 12 jam.

Peristiwa ini terjadi dua kali setiap tahun, yakni pada 21 Maret dan 23 September.

“Saat ini, yakni bulan Oktober 2025, adalah saat sumbu bumi berputar dari Equinox menuju titik balik matahari, sehingga waktu terbit matahari akan lebih cepat,” pungkas Himawan.

Jadi, Wajar Kalau Sekarang Lebih Pagi Terang

Dengan penjelasan tersebut, BMKG menegaskan bahwa terangnya langit pada pukul 05.30 WIB merupakan fenomena astronomis yang normal.

Waktu terbit matahari akan terus bergeser secara bertahap hingga mencapai titik balik pada Desember mendatang, sebelum perlahan kembali mundur.

Artinya, masyarakat tidak perlu khawatir.

Pergeseran waktu terang di pagi hari adalah bagian dari siklus tahunan bumi mengelilingi matahari, yang membuat waktu siang dan malam di setiap periode tahun tidak selalu sama.

Sebagian artikel ini telah tayang di KOMPAS.com dengan judul .

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.