Kemenangan Real Madrid Atas Benfica, Kesuksesan Melawan Rasisme

Real Madrid, Liga Champions, Benfica, Aurelien Tchouameni, Vinicius Junior, Kemenangan Real Madrid Atas Benfica, Kesuksesan Melawan Rasisme

Aurelien Tchouameni menyebut kemenangan Real Madrid atas Benfica di Liga Champions tak ubahnya keberhasilan melawan rasisme.

 Real Madrid baru saja memenangi laga leg kedua play-off Liga Champions melawan Benfica dengan skor 2-1 di Stadion Santiago Bernabeu pada hari Kamis (26/2/2026) dini hari WIB.

Sempat kebobolan lebih dulu dari Benfica melalui Rafa Silva di menit ke-14, Real Madrid segera membalas melalui Aurelien Tchouameni di menit ke-16 dan dituntaskan oleh Vinicius Junior di menit ke-80.

Vinicius Junior sang pencetak gol kemenangan Real Madrid menjadi sorotan dari laga ini setelah insiden serangan rasialisme yang ia alami pada leg pertama.

Pelakunya adalah pemain Benfica, Gianluca Prestianni, yang kemudian mendapatkan sanksi sementara dari UEFA yang membuatnya absen dalam laga leg kedua melawan Real Madrid dengan penyelidikan menyeluruh menyusul.

Pujian Tchouameni untuk Vinicius Junior

Real Madrid, Liga Champions, Benfica, Aurelien Tchouameni, Vinicius Junior, Kemenangan Real Madrid Atas Benfica, Kesuksesan Melawan Rasisme

Aurelien Tchouameni (kiri) melakukan sundulan dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid vs Celta Vigo di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 7 Desember 2025. (Foto oleh Thomas COEX / AFP)

“Gianluca Prestianni tetap diskors sementara untuk pertandingan kompetisi klub UEFA berikutnya yang seharusnya ia ikuti,” ungkap UEFA.

“Skorsing ini tanpa mengurangi putusan apa pun yang mungkin dibuat oleh badan disiplin UEFA setelah selesainya penyelidikan yang sedang berlangsung dan penyerahannya kepada badan disiplin UEFA."

Di sisi lain, keberhasilan Vinicius Junior juga patut diberikan pujian, mengingat penampilannya mampu membantu Real Madrid lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

Bintang muda Timnas Brasil ini seolah-olah tidak tertekan dengan kejadian yang menimpanya belakangan ini.

Komentar kemudian hadir dari rekan Vinicius di Real Madrid, yaitu Aurelien Tchouameni usai laga play-off Liga Champions Real Madrid vs Benfica.

"Saya rasa ada hal-hal lebih penting daripada pertandingan ini, daripada sepak bola," kata Tchouameni.

"Vinicius tetap percaya diri dan tetap fokus pada apa yang perlu dia lakukan. Ini adalah kemenangan bagi semua orang yang menentang rasisme," imbuh Tchouameni.

Tanggapan Atas Kasus Vinicius Junior

Kasus ujaran rasisme kepada Vinicius Junior cukup mengundang banyak pihak untuk berkomentar.

Salah satunya terjadi ketika pelatih Benfica, Jose Mourinho mengkritik selebrasi Vinicius yang dianggap berlebihan dan kemudian memicu Prestianni melontarkan ujaran rasisme.

Namun, banyak mantan bintang sepak bola dunia, seperti Clarence Seedorf hingga Wayne Rooney angkat bicara.

“Seperti yang dia katakan, dia berusaha untuk tetap independen, tetapi menurut saya apa yang dia katakan tentang Vinicius sangat tidak adil," ujar Rooney.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang