Pengakuan Pelatih Real Madrid Usai Dihajar Kiper Benfica

Alvaro Arbeloa
Alvaro Arbeloa

 Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengaku tak terkejut dengan gol dramatis yang dicetak kiper Benfica, Anatoliy Trubin, pada laga terakhir fase liga Liga Champions, Kamis dini hari WIB, 29 Januari 2026.

Dalam duel panas di Stadion Da Luz, Trubin tampil sebagai pahlawan tak terduga. Kiper asal Ukraina itu mencetak gol lewat sundulan pada detik-detik akhir pertandingan, yang memastikan kemenangan Benfica 4-2 atas Los Blancos.

Gol sensasional tersebut bukan hanya menutup laga dengan dramatis, tetapi juga mengantar Benfica lolos ke babak playoff Liga Champions. Sebaliknya, Real Madrid harus rela gagal melaju langsung ke babak 16 besar.

“Ini bukan pertama kalinya seorang kiper mencetak gol ke gawang tim saya,” kata Arbeloa, dikutip dari Marca.

Menurut Arbeloa, situasi pertandingan memang memaksa kedua tim mengambil risiko besar. Madrid kehilangan dua pemain akibat kartu merah dan wajib mencetak gol demi menembus delapan besar klasemen.

“Mereka mengambil risiko, kami juga. Pada akhirnya, merekalah yang keluar sebagai pemenang,” ujarnya.

Arbeloa tak menampik kekalahan Madrid disebabkan banyak kekurangan yang gagal diperbaiki sepanjang laga. Hal tersebut dimanfaatkan dengan maksimal oleh Benfica yang tampil agresif di depan pendukungnya sendiri.

“Kami kekurangan banyak hal, sangat banyak. Ini laga Liga Champions melawan tim yang bermain habis-habisan di kandang mereka,” tutur Arbeloa.

Ia juga memuji intensitas permainan Benfica yang dinilainya tampil lebih siap dan efektif.

“Mereka bermain dengan intensitas tinggi dan menyerang dengan sangat baik. Kami tidak memiliki cukup kualitas hari ini untuk mengalahkan mereka,” ucapnya.

Kekalahan tersebut membuat Real Madrid finis di posisi kesembilan klasemen fase liga Liga Champions. Hasil itu memaksa Los Merengues harus menjalani babak playoff demi menjaga asa lolos ke babak 16 besar.