Kylian Mbappe Bongkar Biang Kerok Kekalahan Real Madrid dari Benfica
Kylian Mbappe mengungkap penyebab Real Madrid kalah 2-4 dari Benfica di Liga Champions Kamis, 29 Januari 2026 dini hari WIB.
Bagi bintang Timnas Prancis itu, hasil tersebut bukan soal kualitas pemain atau kesalahan taktik, melainkan hilangnya hasrat untuk memenangkan pertandingan ketika segalanya dipertaruhkan.
Usai laga di Lisbon, Mbappe berbicara terbuka kepada wartawan. Kekalahan itu, kata dia, membuat Real Madrid gagal menembus delapan besar fase liga dan harus menerima konsekuensi berat di babak play-off gugur.
Kiper Benfica, Anatoliy Trubin bikin gol
“Ini bukan soal kualitas, dan ini bukan soal taktik. Ini tentang memiliki keinginan yang lebih besar daripada lawan Anda,” kata Mbappé, dikutip dari Sports Illustrated Sabtu, 31 Januari 2026.
Ia menilai Benfica tampil dengan rasa urgensi yang nyata, sementara Real Madrid tidak menunjukkan sikap serupa di lapangan.
Pernyataan itu berangkat dari konteks pertandingan yang krusial. Benfica membutuhkan kemenangan sekaligus perbaikan selisih gol demi memastikan tempat di 24 besar. Sebaliknya, Real Madrid datang dengan beberapa skenario aman. Kemenangan bahkan bisa membawa mereka finis di posisi ketiga, sementara hasil imbang sudah cukup untuk menutup fase liga di peringkat kelima.
Namun kekalahan mengubah segalanya. Los Blancos harus puas berada di posisi kesembilan, yang berarti mereka wajib melalui babak play-off dua leg tambahan, alih-alih langsung melaju ke babak 16 besar. Situasi inilah yang membuat Mbappe kecewa.
Penyerang asal Prancis itu menyoroti inkonsistensi performa Real Madrid. Ia membandingkan laga kontra Benfica dengan penampilan meyakinkan tim saat menghadapi Villarreal di La Liga beberapa hari sebelumnya.
“Saya tidak punya penjelasan yang jelas. Penampilan kami berbeda dengan saat melawan Villarreal, dan itu masalahnya,” kata dia.
“Kami tidak bisa bermain sangat baik suatu hari, lalu tidak di hari berikutnya,” sambungnya.
Kiper Benfica, Anatoliy Trubin bikin gol ke gawang Real Madrid
Dampak dari kegagalan finis di delapan besar tak berhenti pada posisi klasemen. Mbappe sebelumnya berharap Februari bisa dimanfaatkan untuk mematangkan permainan di sesi latihan. Kesempatan itu kini hilang, karena jadwal kosong di tengah pekan berubah menjadi laga hidup-mati.
Real Madrid akan kembali bertemu Benfica di babak play-off gugur. Dua pertandingan tersebut dijadwalkan pada 17 atau 18 Februari untuk leg pertama, serta 24 atau 25 Februari untuk leg kedua.