Top 10+ Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan yang Dianjurkan Ulama, Lengkapi Puasa dan Raih Pahala Berlipat
Bulan Ramadhan merupakan momen istimewa yang selalu dinantikan umat Islam di seluruh dunia. Selama sebulan penuh, kaum Muslim menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk ketaatan sekaligus latihan spiritual untuk menahan diri dari hawa nafsu.
Tidak hanya menahan lapar dan dahaga, Ramadhan juga menjadi waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri.
Selain ibadah wajib seperti puasa dan salat lima waktu, terdapat berbagai amalan sunnah di bulan Ramadhan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Amalan-amalan ini tidak hanya menambah pahala, tetapi juga menyempurnakan ibadah puasa agar lebih bermakna.
Berikut 10 amalan sunnah yang bisa Anda praktikkan selama bulan suci, sebagaimana dirangkum dari NU Online pada Rabu, 25 Februari 2026.
1. Melaksanakan Sahur
Sahur termasuk sunnah yang sangat dianjurkan. Waktu terbaik untuk sahur adalah di akhir malam, mendekati waktu imsak. Rasulullah SAW bersabda:
لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا أَخَّرُوا السَّحُورَ وَعَجَّلُوا الْفِطْرَ
Artinya, “Umatku senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka.” (HR Ahmad).
Hadis ini menunjukkan pentingnya sahur sebagai pembeda antara puasa umat Islam dan puasa umat terdahulu, sekaligus sebagai sumber keberkahan.
2. Menyegerakan Berbuka Puasa
Ketika azan maghrib berkumandang, umat Islam dianjurkan untuk segera membatalkan puasa. Sunnahnya berbuka dengan kurma. Jika tidak tersedia, air putih pun sudah cukup. Menyegerakan berbuka termasuk bentuk ketaatan pada anjuran Rasulullah SAW.
3. Membaca Doa Saat Berbuka
Membaca doa ketika berbuka puasa juga merupakan sunnah. Berikut doa yang dapat dibaca:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلَتُ ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ يَا وَاسِعَ الْفَضْلِ اِغْفِرْ لِي اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ
Atau doa yang lebih masyhur berikut:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Membaca doa ini menjadi wujud rasa syukur atas nikmat berbuka yang diberikan Allah SWT.
4. Mandi Besar Sebelum Fajar
Bagi yang memiliki hadas besar seperti junub, haid, atau nifas yang telah selesai, dianjurkan untuk mandi besar sebelum fajar agar dapat menjalankan ibadah dalam keadaan suci. Hal ini juga membantu menjaga kehati-hatian agar tidak ada air yang masuk ke dalam tubuh setelah waktu puasa dimulai.
5. Menjaga Ucapan
Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan. Menghindari perkataan sia-sia, ghibah, atau ucapan yang menyakiti orang lain sangat penting agar pahala puasa tidak berkurang.
6. Menghindari Hal yang Bertentangan dengan Hikmah Puasa
Meski tidak membatalkan puasa, perilaku seperti berlebihan saat berbuka atau mengikuti hawa nafsu bertentangan dengan esensi puasa. Ramadhan mengajarkan kesederhanaan dan pengendalian diri.
7. Memperbanyak Sedekah
Sedekah di bulan Ramadhan memiliki keutamaan besar. Memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa akan mendatangkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.
8. Memperbanyak I’tikaf di Masjid
I’tikaf sangat dianjurkan, terutama pada sepuluh hari terakhir Ramadhan untuk meraih malam Lailatul Qadar. Menghidupkan malam dengan ibadah di masjid menjadi salah satu amalan utama.
9. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an
Ramadhan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an. Karena itu, memperbanyak tilawah sangat dianjurkan. Mengkhatamkan Al-Qur’an minimal satu kali selama Ramadhan menjadi target yang baik, dan jika mampu lebih dari sekali tentu lebih utama.
10. Istikamah dalam Beribadah
Kunci utama dari seluruh amalan adalah konsistensi. Ibadah yang dilakukan selama Ramadhan hendaknya tetap dijaga meski bulan suci telah berlalu. Istikamah menjadi tanda diterimanya amal dan kesungguhan seorang hamba dalam beribadah.
Itu dia 10 amalan sunnah di bulan Ramadhan ini. Semoga Ramadhan menjadi momentum memperbaiki diri dan meraih pahala berlipat ganda.