Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jumat, Amalan Sunnah yang Melindungi dari Fitnah Dajjal

Ilustrasi ibu membaca atau tadarus Alquran.
Ilustrasi ibu membaca atau tadarus Alquran.

Hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa hari ini merupakan hari terbaik dalam sepekan, bahkan sering disebut sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari. 

Karena keutamaannya tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amal ibadah pada hari Jumat, seperti membaca Al-Qur’an, memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, bersedekah, serta memperbanyak dzikir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada hari Jumat maupun malam Jumat adalah membaca Surat Al-Kahfi. Amalan ini telah dikenal luas di kalangan umat Islam dan didukung oleh sejumlah riwayat hadis serta pendapat para ulama. 

Bahkan dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa membaca atau menghafal ayat-ayat dari Surat Al-Kahfi dapat menjadi pelindung dari fitnah Dajjal yang merupakan salah satu fitnah terbesar di akhir zaman. Berikut penjelasan lengkapnya, sebagaimana dihimpun dari NU Online, Jumat, 6 Maret 2026.

Anjuran Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jumat

Anjuran membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat juga disampaikan oleh Imam Syafi’i. Dalam kitab Al-Umm, beliau menyebutkan adanya riwayat yang menganjurkan memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW pada hari Jumat serta membaca Surat Al-Kahfi pada malam maupun siangnya.

(قَالَ الشَّافِعِيُّ) أَخْبَرَنَا إبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنُ مَعْمَرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَكْثِرُوا الصَّلَاةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ ( قال الشَّافِعِيُّ ) وَبَلَغَنَا أَنَّ مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ وُقِيَ فِتْنَةَ الدَّجَّالِ. ( قال الشَّافِعِيُّ ) وَأُحِبُّ كَثْرَةَ الصَّلَاةِ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي كُلِّ حَالٍ وَأَنَا فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَتِهَا أَشَدُّ اسْتِحْبَابًا وَأُحِبُّ قِرَاءَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ وَيَوْمَهَا لِمَا جَاءَ فِيهَا

Artinya: Imam Syafii berkata, telah mengkhabarkan kepadaku Ibrahim bin Muhammad, ia berkata telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Abdurrahman bin Ma’mar bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jumat. Beliau juga berkata: Dan telah sampai kepadaku riwayat yang mengatakan bahwa barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi, maka ia dilindungi dari fitnahnya Dajjal. Selanjutnya beliau mengatakan: Bahwa saya menyukai banyak-banyak membaca shalawat kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dalam setiap keadaan, sedang pada hari Jumat saya lebih menyukainya (dengan memperbanyak lagi membaca shalawat), begitu juga saya suka membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat dan siangnya karena adanya riwayat dalam hal ini.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat hukumnya sunnah dan menjadi salah satu amalan yang dianjurkan bagi umat Islam.

Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi

Selain diyakini dapat melindungi dari fitnah Dajjal, membaca Surat Al-Kahfi juga memiliki sejumlah keutamaan lain yang disebutkan dalam berbagai hadis.

Salah satu hadis menyebutkan bahwa orang yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat akan mendapatkan cahaya yang meneranginya hingga hari kiamat serta diampuni dosa-dosanya di antara dua Jumat.

مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ سُطِعَ لَهُ نُوْرٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عِنَانِ السَّمَاءِ، يَضِيْءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَغُفِرَ لَهُ مَابَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

Artinya: Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum'at, maka ia akan diberi cahaya dari bawah kakinya hingga ke langit yang meneranginya hingga hari kiamat serta diampuni dosanya di antara dua Jum'at. (HR. Ibnu Mardawih. Lihat Tafsir Ibnu Katsir: IIII/70).

Selain itu, terdapat pula hadis yang menjelaskan bahwa orang yang menghafal sepuluh ayat pertama atau terakhir dari Surat Al-Kahfi akan dilindungi dari fitnah Dajjal.

مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُوْرَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ وَمَنْ حَفِظَ خَوَاتِمِ سُوْرَةِ الْكَهْفِ كَانَتْ لَهُ نُوْرًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Artinya: Barang siapa yang hafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi ia akan dilindungi dari fitnah Dajjal, dan barang siapa yang hafal penutup surat Al-Kahfi maka ia akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat kelak. (HR. Ahmad: V/196 dan Muslim: VI/92).

Hikmah Membaca Surat Al-Kahfi pada Hari Jumat

Hari Jumat memiliki banyak peristiwa penting dalam sejarah penciptaan manusia. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa hari Jumat adalah hari terbaik di mana berbagai peristiwa besar terjadi, mulai dari penciptaan Nabi Adam hingga kelak terjadinya kiamat.

خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلَا تَقُومُ السَّاعَةُ إِلَّا فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ

Artinya: Sebaik-baiknya hari di mana sang surya menyinarinya adalah hari Jumat. Pada hari Jumat Nabi Adam 'Alaihis Salam diciptakan, dimasukkan ke dalam surga, dan dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak terjadi kecuali pada hari Jumat. (HR Muslim).

Kaitan antara hari Jumat dan Surat Al-Kahfi juga dijelaskan oleh para ulama. Di dalam surat ini terdapat gambaran tentang kedahsyatan hari kiamat dan berbagai peristiwa besar yang akan dialami manusia.

وَيَوْمَ نُسَيِّرُ الْجِبَالَ وَتَرَى الْأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَاهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا

Artinya: Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Kami perjalankan gunung-gunung dan engkau melihat bumi rata dan Kami kumpulkan mereka (seluruh manusia), dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka. (QS Al-Kahfi: 47).

Para ulama menjelaskan hikmah dianjurkannya membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat karena adanya hubungan makna antara hari berkumpulnya manusia dan gambaran peristiwa kiamat dalam surat tersebut.

وَالْحِكْمَةُ مِنْ قِرَاءَتِهَا أَنَّ السَّاعَةَ تَقُومُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، كَمَا ثَبَتَ فِي صَحِيحِ مُسْلِمٍ، وَالْجُمُعَةُ مُشَبَّهَةٌ بِهَا لِمَا فِيهَا مِنِ اجْتِمَاعِ الْخَلْقِ، وَفِي الْكَهْفِ ذِكْرُ أَهْوَالِ الْقِيَامَةِ

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya: Hikmah membaca surat Al-Kahfi adalah bahwa hari kiamat jatuh pada hari Jumat sebagaimana riwayat yang terdalam dalam kitab Shahih Muslim. Dan hari Jumat itu diserupakan dengan hari kiamat karena di dalamnya terdapat perkumpulan makhluk, sedang di dalam surat Al-Kahfi digambarkan mengenai pelbagai keadaan kiamat yang sangat menyeramkan.

Melihat berbagai keutamaan tersebut, umat Islam dianjurkan untuk membiasakan membaca Surat Al-Kahfi setiap hari Jumat, baik pada malam maupun siangnya. Amalan ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi pengingat akan kehidupan akhirat serta perlindungan dari berbagai fitnah besar di akhir zaman, termasuk fitnah Dajjal. Wallahu a’lam.