Derita Arsenal Dibabat Man United 1-6 di Old Trafford 25 Tahun Lalu

Manchester United, Arsenal, Premier League, Sir Alex Ferguson, Arsene Wenger, Man United, Old Trafford, Dwight Yorke, Derita Arsenal Dibabat Man United 1-6 di Old Trafford 25 Tahun Lalu

Tanggal 25 Februari 2001 menyelipkan fakta menyakitkan untuk Arsenal berupa kekalahan telak dari musuh bebuyutan, Man United.

Manchester United dan Arsenal terlibat rivalitas sengit pada era Premier League. Pemicunya tidak lain adalah Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger.

Keberdaan sosok pelatih jenius di masing-masing kubu membuat pertemuan kedua tim ini menawarkan sajian menarik yang terkadang berbalut dengan drama.

Biasanya, pertandingan berakhir dengan skor ketat ataupun sama kuat. Akan tetapi, tak jarang pula salah satu tim mengantongi kemenangan telak. 

Seperti yang terjadi pada edisi 2000-2001. Man United begitu perkasa menggebuk Arsenal dengan skor 6-1 di Old Trafford. 

Hasil itu merupakan kemenangan paling telak Ferguson atas Wenger sebelum terjadi peristiwa pembantaian 8-2 berselang sedekade kemudian (28 Agustus 2011).

Dalam pertandingan yang berlangsung tepat pukul 13.00 waktu setempat itu, Man United melancarkan tekanan bertubi-tubi ke gawang Arsenal. 

Gempuran tuan rumah begitu gencar pada babak pertama. Alhasil, Setan Merah mampu unggul jauh 5-1 sebelum turun minum.

Kelima gol Man United berasal dari hattrick Dwight Yorke berturut-turut dalam rentang waktu 22 menit (3', 18', 21'). 

Ditambah sumbangsih Roy Keane (26') dan Ole Gunnar Solskjaer (35'). Arsenal sempat membalas satu gol melalui aksi Thierry Henry (15').

Manchester United, Arsenal, Premier League, Sir Alex Ferguson, Arsene Wenger, Man United, Old Trafford, Dwight Yorke, Derita Arsenal Dibabat Man United 1-6 di Old Trafford 25 Tahun Lalu

Roy Keane merayakan gol dengan rekan satu timnya Ole Gunnar Solksjaer (kir) dan David Beckham (kanan) dalam laga Liga Inggris Man United vs Arsenal pada 25 Februari 2001 di Stadion Old Trafford, Manchester. Manchester United menang 6-1. FOTO AFP/FOTOSPORTS/ROBIN PARKER (Foto oleh ROBIN PARKER / FOTOSPORTS INTERNATIONAL / AFP)

Memasuki babak kedua, Man United sedikit menurunkan tempo permainan dan tampak tidak lagi gencar mencari gol sebagaimana di babak pertama. 

Situasi ini memberikan kesempatan kepada Arsenal untuk mengambil alih dan berusaha bangkit mengejar ketinggalan skor.

Namun, berbagai percobaan menemui jalan buntu dan serangan Arsenal tidak mampu menembus pertahanan Man United. 

Kekecewaan Arsene Wenger dan Kepuasaan Dwight Yorke

Menjelang bubaran, justru tim tuan rumah yang sukses menambah penderitaan sang rival lewat sepakan mendatar Teddy Sheringham dari dalam kotak penalti.

"Segalanya berjalan salah. Saya menyaksikan para pemain terlalu banyak memberi ruang buat lawan," ujar Arsene Wenger mengekspresikan kekecewaan.

Di sisi lain, torehan tiga gol ke gawang Arsenal membuat penyerang legendaris Man United, Dwight Yorke, senang bukan kepalang. 

Dia tak ragu menyebut pertandingan itu sebagai salah satu penampilan terbaik selama berseragam Man United.

Hattrick saya menjadi salah satu perbincangan fans setiap kali membahas duel kontra Arsenal di Old Trafford." 

"Sungguh menakjubkan bisa membantu Man United menang telak atas rival terkuat," kata Dwight Yorke seperti dikutip dari situs klub.

Rekaman Pertandingan

Man United vs Arsenal 6-1

Minggu, 25 Februari 2001

Man United (4-4-2): 1-Barthez; 2-G. Neville, 24-Brown, 6-Stam, 27-Silvestre; 7-Beckham, 8-Butt, 16-Keane (39-Chadwick 73'), 18-Scholes; 19-Yorke (10-Sheringham 75'), 20-Solskjaer

Cadangan: 33-Rachubka, 3-Irwin, 12-P. Neville

Pelatih: Sir Alex Ferguson (Skotlandia)

Arsenal (5-3-2): 1-Seaman; 22-Luzhny, 3-Stepanovs, 18-Grimandi, 29-Cole (8-Ljungberg 46'), 16-Sylvinho; 4-Vieira, 15-Parlour (23-Vivas 69'), 7-Pires; 14-Henry, 11-Wiltord

Cadangan: 13-Manninger, 10-Bergkamp, 25-Kanu 

Pelatih: Arsene Wenger (Perancis)

Stadion: Old Trafford (67.535)

Gol: Yorke 3', 18', 21', Keane 26', Solskjaer 35', Sheringham 90'/Henry 15

Wasit: Durkin

Kartu Kuning: -

Kartu Merah: -

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang