Ketika Blackburn Bikin Man United Tangisi Gelar Juara 31 Tahun Lalu...
Persaingan ketat menuju juara Premier League atau Liga Inggris tidak hanya terjadi pada Arsenal dan Manchester City musim ini.
Kilas balik 31 tahun lalu, Blackburn Rovers dan Manchester United terlibat persaingan sengit di Liga Inggris sampai pekan terakhir.
Hasilnya terasa dramatis. Blackburn memenangi gelar juara meski menelan kekalahan dari 1-2 Liverpool di hari penentuan juara.
Umumnya, kekalahan dalam suatu pertandingan sepak bola terasa pahit bagi setiap tim. Kondisi ini tak berlaku buat Blackburn edisi 1994-1995.
Kok bisa begitu? Bukankah saat itu Blackburn sedang terlibat persaingan sengit dengan Manchester United sepanjang musim?
Bahkan detik-detik penentuan siapa jawara Premier League harus menunggu sampai pekan terakhir yang bertepatan pada tanggal 14 Mei 1995.
Situasinya adalah Blackburn, yang mengoleksi poin 88 sebelum bertanding melawan Liverpool di pekan pamungkas, cuma unggul dua lebih banyak dari Man United (87).
Segenap elemen tim mesti senam jantung menanti momen krusial. Fans Blackburn pantas cemas karena lawan yang dihadapi lebih berat ketimbang rivalnya.
Man United hanya berhadapan dengan penghuni papan tengah, West Ham United, sehingga dijagokan meraih kemenangan.
Blackburn Ditikung Liverpool
Bila Blackburn kalah atau bermain imbang di markas Liverpool, sedangkan Man United memetik kemenangan atas West Ham, trofi dipastikan mendarat lagi di Old Trafford seperti dua musim terdahulu.
Alan Shearer membuka asa juara Blackburn. Penyerang legendaris Inggris ini secara brilian mengirimkan bola mendatar ke tiang jauh.
Shearer menyambut operan silang nan akurat Stuart Ripley dari sisi kiri pertahanan Liverpool pada menit ke-20.
Keunggulan Blackburn berlangsung selama lebih dari setengah jam sebelum Liverpool menyamakan skor melalui sepakan jarak dekat John Barnes.
Kubu tamu pun kembali ketar-ketir di sisa waktu, terlebih setelah kebobolan untuk kali kedua menjelang bubaran.
Liverpool membalikkan keadaan berkat tendangan bebas spektakuler Jamie Redknapp pada menit ke-90. Skor akhir 2-1 meruntuhkan spirit seluruh elemen Blackburn, termasuk pelatih Kenny Dalglish.
“Tak seorang pun menyukai bertanding dalam kondisi seperti ini. Saya hanya bisa berharap West Ham menolong kami."
"Kami benar-benar tertekan,” kata Alan Shearer menjelaskan betapa rumitnya situasi Blackburn pada malam itu.
Blackburn Juara Liga Inggris
Tak disangka, harapan Shearer langsung terkabul. Man United ternyata gagal mengamankan poin penuh akibat ditahan imbang West Ham, sehingga posisi Blackburn tak tergoyahkan di puncak klasemen.
Sontak kegembiraan pecah di Anfield. Kebetulan Dalglish memiliki tempat khusus di hati pendukung Liverpool yang memadati stadion bersama sebagian kecil suporter Blackburn.
Sang pelatih merupakan salah satu aktor kejayaan Si Merah era 1970 hingga 1980-an. Dalglish mensyukuri keberhasilan mengunci gelar di kandang Liverpool.
"Tak ada yang lebih menggembirakan selain detik-detik ini. Saya berterima kasih kepada suporter Liverpool atas respons luar biasa mereka," ujar Dalglish.
Bagi Blackburn, titel Premier League 1994-1995 telah menyudahi penantian panjang 81 tahun tanpa gelar liga.
Sebelumnya, klub yang identik dengan warna biru-putih ini pernah merajai Inggris pada edisi 1912 dan 1914.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang