Cerita Bruno Fernandes Pilih Bertahan di Man United dan Tolak Tawaran dari Arab Saudi
Bruno Fernandes menceritakan pengalamannya saat memilih bertahan di Manchester United pada musim panas lalu meski mendapat banyak tawaran untuk pindah dari Old Trafford.
Pada musim panas lalu, tawaran menggiurkan dari Arab Saudi sempat diterima oleh Bruno Fernandes meski akhirnya ia menolaknya demi Manchester United.
Hal serupa juga terjadi pada Desember lalu saat ia mengakui bisa pergi namun ia tak memilihnya karena Manchester United tidak memiliki keinginan untuk menjualnya.
Bukan hanya itu, keberadaan pemain Timnas Portugal itu juga sangat dibutuhkan Setan Merah dan menjadi bagian dari rencana jangka panjang klub.
Melalui keterangannya kepada legenda United dan komentator Gary Neville, Bruno Fernandes menjelaskan jika ia dan Manchester United memiliki ikatan yang kuat.
Mencari Kebahagiaan di Man United
Bagi Bruno Fernandes, keputusan untuk bertahan di Manchester United lebih dari sekedar loyalitas, namun karena kenyamanan yang ia dapat di Setan Merah.
"Ini bukan soal loyalitas," kata Fernandes dikutip dari Sky Sports.
"Saya bisa saja pergi dua tahun lalu, saya bisa saja pergi tiga tahun lalu, saya bisa saja pergi musim lalu, tetapi saya sangat senang berada di sini," sambungnya.
Bukan hanya itu, Bruno Fernandes juga mengungkapkan bahwa ia menemukan apa yang tidak ia temukan di tim lain.
"Saya rasa, meraih kesuksesan di klub ini adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya dapatkan di klub lain," sambungnya.
"Kegembiraan dan semua yang saya dapatkan, hari di mana saya mendapatkan apa yang saya inginkan dari klub ini, saya rasa saya tidak akan mendapatkannya dari klub lain mana pun di dunia."
Kontrak sang kapten yang hanya berlaku sampai Juni 2027 memang tak menjamin keberadaanya di Old Trafford. Namun, ia berupaya untuk membawa Man United ke puncak performanya lagi di sisa waktunya.
"Apa yang diinginkan para penggemar ini, dan apa yang saya inginkan, saya sendiri dan tim, kami belum mendapatkannya. Sampai kontrak saya berakhir, saya akan terus berusaha," tegasnya.
Bruno Fernandes (kiri) merayakan gol dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester United vs Bournemouth di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 15 Desember 2025. (Foto oleh PETER POWELL / AFP)
Man United Butuh Kehadiran Bruno Fernandes
Manchester United finis di posisi ke-15 pada musim lalu dan menjadi rekor terendah bagi klub.
Setelahnya, Setan Merah juga kalah di final Liga Europa, yang memastikan satu musim tanpa sepak bola Eropa di Old Trafford.
Keputusan Fernandes bertahan di Old Trafford salah satunya karena ia belum menyelesaikan tugasnya bersama Manchester Untied.
"Klub sedang dalam momen sulit karena kami baru saja kalah di final Liga Europa, [dan] kami finis di posisi terendah dalam sejarah Premier League yang pernah diraih United," kata Fernandes kepada Neville.
"Enam tahun lalu, klub mempercayai saya untuk datang ke sini dan percaya saya bisa membantu klub. Saat itu, keputusan saya didasarkan pada [fakta bahwa] saya belum mewujudkan impian saya di sini," kata Fernandes.
Bruno Fernandes tak menampik jika dirinya sangat berhasrat bisa meraih trofi Liga Premier dan Liga Champions bersama Man United.
Karenanya, ia berjanji akan tampil semaksimal mungkin untuk meraih mimpi tersebut.
"Saya belum mencapai semua yang saya inginkan. Saya tidak pernah menyembunyikan keinginan saya untuk memenangkan Liga Primer dan Liga Champions bersama klub ini.
"Tetapi sampai saya mendapatkan kesempatan atau sampai saya berada di sini untuk melakukan itu, saya akan terus berusaha," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang