Pengakuan Dosa Alejandro Garnacho Usai Tinggalkan Man United Menuju Chelsea

Manchester United, Alejandro Garnacho, Chelsea, Garnacho, Pengakuan Dosa Alejandro Garnacho Usai Tinggalkan Man United Menuju Chelsea

Alejandro Garnacho membagikan saat-saat terakhirnya berseragam Manchester United sebelum hengkang ke Chelsea pada awal musim ini.

Setelah menjadi bagian dari Manchester United sejak 2020 lalu, Alejandro Garnacho membuat keputusan mengejutkan usai sepakat bergabung dengan Chelsea dengan mahar 40 juta pound (Rp920 miliar).

Tekad pemain asal Argentina itu untuk membelot ke tim rival tak lain karena dirinya tak masuk ke dalam rencana Ruben Amorim untuk musim ini termasuk tak dibawa pada pramusim.

Kekecewaan Garnacho disinyalir terjadi setelah Manchester United kalah di final Liga Europa melawan Tottenham.

Kala itu, Garnacho masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, dan mengklaim bahwa ia telah "dikhianati" oleh Amorim dengan kemampuan yang dimilikinya.

Pengakuan Dosa Alejandro Garnacho

Pemain asal Argentina itu mengaku pernah menyesal dengan keputusannya pergi dari Man United karena merasa dibesarakan di sana.

Selain itu, Garnacho juga memiliki banyak kenangan bersama Setan Merah mengingat dirinya dibawa langsung dari akademi Atletico Madrid.

"Mungkin ya (menyesal), karena saya mencintai klub itu. Mereka memberi saya kepercayaan diri sejak awal."

"Dari Spanyol, mereka membawa saya ke akademi, lalu mereka membawa saya ke tim utama. Jadi itu sekitar empat atau lima tahun, dan saya mendapatkan kasih sayang yang luar biasa dari semua orang," ujarnya dikutip dari Sky Sports.

Perihal posisinya yang mulai disingkirkan Amorim sebelum pergi dari Old Trafford, Garnacho mengaku masalah muncul karena ulah dirinya sendiri.

"Saya ingat dalam enam bulan terakhir saya tidak bermain seperti sebelumnya di Manchester United. Saya mulai duduk di bangku cadangan, itu bukan hal yang buruk."

"Saya baru berusia 20 tahun, tetapi dalam pikiran saya, saya merasa harus bermain di setiap pertandingan. Dalam pikiran saya, mungkin ini juga kesalahan saya, saya mulai melakukan beberapa hal buruk," kata Garnacho.

Manchester United, Alejandro Garnacho, Chelsea, Garnacho, Pengakuan Dosa Alejandro Garnacho Usai Tinggalkan Man United Menuju Chelsea

Alejandro Garnacho menembak dan mencetak gol kedua tim dalam pertandingan sepak bola fase liga Liga Champions antara Qarabag vs Chelsea di Stadion Republik Tofiq Bahramov di Baku pada 5 November 2025. (Foto oleh Giorgi ARJEVANIDZE / AFP)

Bangga Gabung Chelsea

alih pergi ke klub luar Inggris, Garnacho justru memilih Chelsea sebagai pelabuhan selanjutnya.

Pemain berusia 21 tahun itu mengaku bangga dengan keputusannya untuk hengkang ke The Blues.

"Tapi ya, itu hanyalah momen dalam hidup dan terkadang Anda harus membuat keputusan dan saya sangat bangga berada di sini [di Chelsea] dan masih berada di Liga Premier di klub seperti ini. Semua orang tahu tim yang kami miliki dan hal-hal yang dapat kami lakukan," ucapnya.

Garnacho mengaku tak menyesal dengan keputusannya bergabung dengan Chelsea meski ada banyak kenangan di Old Trafford. Baginya, hal itu merupakan keputusannya sendiri.

"Terkadang, kita mengalami momen-momen yang lebih baik atau lebih buruk, saya bangga berada di sini, tetapi bersama United, saya tidak punya hal buruk untuk dikatakan tentang klub, siapa pun di klub, atau rekan-rekan setim."

"Ini hanyalah momen dalam hidup yang mengubah segalanya dan hidup terus berlanjut. Saya tidak menyesal," katanya.

"Terkadang Anda harus berubah demi kebaikan hidup Anda atau langkah selanjutnya. Saya hanya memiliki kenangan indah tentang Man Utd," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang