GAC Aion Minat Luncurkan E8 Hybrid, Versi Ekonomis E9 PHEV

 Merek asal Tiongkok, GAC Aion sempat memamerkan satu unit Multi Purpose Vehicle (MPV) berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) ke konsumen Tanah Air.

Ini dilakukan di ajang GIIAS 2025. Saat itu mereka memboyong MPV mewah bernama GAC E9.

Namun model yang tampaknya bakal diluncurkan lebih dulu dalam waktu dekat adalah GAC E8 Hybrid. Produk ini hadir di gelaran IIMS 2026.

Berbeda dari PHEV, GAC E8 merupakan mobil hybrid konvensional dengan kapasitas baterai lebih kecil dan tidak dapat diisi daya.

GAC E8

GAC E8 Hybrid bisa dibilang versi lebih terjangkau dari E9. Harganya pun diyakini bakal lebih rendah atau kompetitif.

Kehadiran GAC E8 Hybrid bermaksud melihat kebutuhan konsumen terhadap MPV ramah lingkungan di Indonesia.

“Apakah (konsumen butuh) yang memang fiturnya benar-benar mewah seperti kita pernah display sebelumnya, atau lebih terjangkau dan affordable dengan fitur ringkas, seperti GAC E8,” kata Iqbal Taufiqurrahman, Product Planner and Strategic GAC Indonesia di JIExpo Kemayoran, belum lama ini.

Dia menegaskan GAC E8 berbeda kelas dari E9 PHEV yang sempat dibawa ke RI. E9 lebih premium, sementara E8 mengisi segmen di bawahnya.

Meskipun begitu, GAC E8 disebut tetap menawarkan efisiensi penggunaan bahan bakar seperti pada E9.

Perbedaannya, GAC E8 tidak memiliki daya jelajah listrik murni karena merupakan hybrid konvensional dan pakai baterai lebih kecil.

“Jarak tempuhnya karena ini hybrid, mendekati 1.000 kilometer. Yang jelas efisiensi bahan bakarnya tadi di angka 18-20 kilometer per liter,” tegas Iqbal.

GAC E8

Sebagai informasi, saat ini GAC Aion baru menawarkan mobil listrik murni saja yakni Aion Y Plus, Aion V, Aion UT dan Hyptec HT.

Dari seluruh model ditawarkan, Aion UT jadi yang termurah. Per Februari 2026,tipe terendah Aion UT yakni Standard dilego Rp 325 juta on the road Jakarta.

Sedangkan opsi termahalnya adalah GAC Hyptec HT tipe teratas, Ultra seharga Rp 843,5 juta.