Skenario Peluncuran GAC Aion E9 PHEV, Kompatriot Denza D9

Saat ini para pabrikan Cina tidak hanya menjual mobil listrik saja. Namun mereka turut berlomba-lomba menawarkan kendaraan roda empat berjantung pacu hibrida.

Seperti yang pernah diboyong GAC Indonesia dalam gelaran GIIAS 2025 lalu. Mereka kedapatan memajang Aion E9 PHEV.

Akan tetapi pesaing Denza D9 ini baru sekadar dipamerkan saja. Belum dijual untuk konsumen di Tanah Air.

Jenama asal Tiongkok mengaku sengaja belum mau meniagakan GAC Aion E9 PHEV kepada masyarakat di dalam negeri.

E9 PHEV

“Saya tidak luncurin di GIIAS karena saya nunggu model yang barunya. Ini nanti yang keluar adalah model benar-benar barunya,” ungkap Andry Ciu, CEO GAC Indonesia di Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

Menurut Andry mobil hybrid Aion tersebut bakal diluncurkan model anyar di Cina pada 2026 nanti.

Ditambah penyegaran Aion E9 PHEV tidak sedikit. Andy mengungkapkan bakal banyak terjadi ubahan.

Dengan begitu GAC Indonesia ingin benar-benar memboyong produk paling baru untuk konsumen di Tanah Air.

“Setelah Cina launching, biasanya dua bulan nongol di sini (Indonesia). Kelihatannya Q1 itu launching di Cina,” pungkas Adnry.

Berangkat dari pernyataan bos GAC Indonesia di atas, maka peluang Aion E9 PHEV mengaspal di dalam negeri bakal terjadi pada pertengahan 2026.

Sempat Dibawa ke Pabrik Purwakarta

Sebagai informasi, mobil hybrid Aion satu ini tidak hanya dipamerkan pada GIIAS 2025 saja. Namun versi setir kanannya sempat dibawa ke pabrik National Assemblers berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.

“Kami menampilkan E9 PHEV untuk menunjukkan bahwa model tersebut sudah ada versi Right Hand Drive. Nah kapan peluncuran dilakukan, itu tunggu tanggal mainnya,” kata Andry.

Sekadar mengingatkan, GAC Aion E9 PHEV memiliki dimensi dengan panjang 5.212 mm, lebar 1.893 mm, tinggi 1.823 mm dan wheelbase 3.070 mm.

Ukuran yang cukup besar membuat ruang kabin mobil tersebut terasa lapang. Pada kursi baris kedua sudah disediakan layar kecil untuk menyesuaikan kursi agar bisa menikmati kenyamanan secara maksimal.

GAC Aion

Untuk urusan performa, Aion E9 PHEV mengandalkan mesin berkubikasi 2.000 cc. Mampu menyemburkan tenaga 188 hp dan torsi 330 Nm.

Dapur pacu di atas dikawinkan dengan motor penggerak berdaya 180 hp serta torsi puncak 300 Nm.

Bila dikombinasikan, total tenaga yang bisa dikeluarkan Aion E9 PHEV adalah 367 hp. Sementara torsi maksimal di angka 630 Nm.

Tidak lupa ada Magazine Battery 2.0 berkapasitas 25,67 kWh. Berkat penampung daya tersebut, mobil bisa bergerak dalam model EV sejauh 106 km.

Sementara itu total jarak tempuh mobil mencapai 1.032 km dengan konsumsi bahan bakar sebanyak 16,5 km per liter.