Sepak Bola Indonesia Kembali Berduka, Elly Idris Meninggal Dunia
Kabar duka menyelimuti dunia olahraga tanah air setelah legenda sepak bola nasional, Elly Idris, dinyatakan meninggal dunia.
Elly Idris mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Cinta Kasih, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Berdasarkan keterangan medis, Elly Idris meninggal dunia akibat mengalami pembengkakan pada ginjal.
Kabar kepergian pria kelahiran Sanana yang pernah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional ini dikonfirmasi melalui pesan singkat yang diterima redaksi.
Pihak keluarga dan kerabat telah mengonfirmasi bahwa jenazah saat ini berada di rumah duka sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir.
Rencananya, prosesi pemakaman sang legenda akan dilangsungkan pada Jumat (13/2/2026).
"Berita duka cita coach Ely Idris telah meninggal dunia pada pukul 15.00 di RS Cinta Kasih Kp sawah, Ciputat," dikutip dari informasi yang diterima KOMPAS.com.
"Alm Coach Elly Idris.. info dokter, ada pembengkakan ginjal, rencana pemakanan besok."
Jejak Karier di Pelita Jaya dan Persita Tangerang
Semasa aktif bermain, almarhum merupakan sosok yang sangat identik dengan masa kejayaan klub Pelita Jaya dan Persita Tangerang.
Ketangguhannya di lini tengah membuatnya menjadi salah satu pemain paling disegani pada era Galatama.
Setelah gantung sepatu, ia melanjutkan pengabdiannya di dunia si kulit bulat sebagai pelatih.
Karier kepelatihannya dimulai di Persibom Bolaang Mongondow, sebelum akhirnya dipercaya menukangi tim Pendekar Cisadane, julukan Persita Tangerang, dalam beberapa periode berbeda.
Dedikasi terakhirnya di pinggir lapangan tercatat saat ia menangani Persitara Jakarta Utara pada musim 2021-2022.
Kenangan Manis di Asian Games 1986
Kepergian sang gelandang yang dijuluki "Si Gajah Putih" ini meninggalkan kesan mendalam bagi pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali.
Pengamat sepak bola Indonesia dan koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali.
Akmal mengenang almarhum sebagai pilar penting yang hampir membawa timnas lolos ke Piala Dunia 1986 dan sukses menembus semifinal Asian Games 1986.
"Sepak bola Indonesia kembali berduka dengan meninggalnya legenda sepak bola Elly Idris," kata Akmal dalam voice notes Whatsapp kepada KOMPAS.com, Kamis (12/2/2026).
"Dua minggu lalu saat Football Smart Intelligent digelar di Ranagron, Parigi, saya masih sempat ngobrol-ngobrol dengan Coach Elly Idris, berbicara soal pembinaan usia muda Indonesia yang disebut kita punya potensi besar asalkan pembinaan bisa dilakukan dengan terstruktur sistemik dan masif."
"Indonesia adalah negara yang kayakan talenta pesepak bola," lanjut pengamat sepak bola itu.
Akmal juga menambahkan bahwa kualitas almarhum saat masih aktif bermain sangatlah luar biasa, dengan koleksi tiga gelar juara kasta tertinggi kompetisi saat itu.
"Semasa menjadi pemain, Coach Ellly Idris adalah sosok yang gelandang yang dijuluki si gajah putih karena ketangguhannya di lini tengah," tegas Akmal Marhali.
"Membela tiga klub, dari Yanita Utama, Kramayuda Tiga Berlian, sampai Pelitajaya, meraih prestasi tiga kali juara Dalatama. Kemudian di tim nasional, beliau juga salah satu nama yang paling disegani, membawa Timnas Indonesia ke semifinal Asian Games 1986," imbuhnya.
"Kemudian juga hampir meloloskan Indonesia ke piala dunia 1986, sayangnya ketika itu kalah dari Korea Selatan."
Sosok Rendah Hati dengan Integritas Tinggi
Di luar lapangan, almarhum dikenal sebagai figur yang sangat bersahaja.
Akmal menilai bahwa semangat almarhum dalam memajukan sepak bola usia dini harus menjadi teladan bagi generasi penerus.
"(Elly Idris) Sosok yang sangat sederhana, rendah hati, dan juga punya integritas yang kuat terhadap pengembangan sepak bola Indonesia, khususnya usia dini," ungkap Akmal.
"Kita kehilangan satu sosok yang sangat luar biasa di sepak bola, gelandang yang sangat tangguh, dan juga teladan di lapangan tentunya yang merupakan pahlawan buat sepak bola Indonesia dan juga salah satu pemain yang punya nama yang melegenda."
"Ini merupakan kabar duka yang sangat mendalam tentunya, karena bagaimanapun Elly Idris sudah banyak memberikan sumbangsih untuk sepak bola Indonesia, baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang