Unilever Indonesia Bakal Gelar RUPS Luar Biasa, Bahas Perubahan Direksi hingga Dana Pensiun
Emiten produk perawatan tubuh (bodycare), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), mengumumkan segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, 13 Februari 2026. Dalam agenda tersebut, perseroan akan membahas dua agenda penting.
Manajemen Unilever Indonesia menyampaikan pemanggilan RUPSLB ini dilakukan guna memenuhi ketentuan Pasal 17 POJK No. 15/POJK.04/2020 serta regulasi terbaru OJK Nomor 14 Tahun 2025 terkait penyelenggaraan RUPS secara elektronik. Rapat akan digelar pukul 14.30 WIB dan berlangsung secara elektronik melalui fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI), dengan lokasi administratif di Kabupaten Tangerang.
"Direksi Perseroan dengan ini melakukan pemanggilan kepada pemegang saham perseroan untuk menghadiri RUPSLB," demikian dikutip dari keterbukaan informasi pada Rabu, 11 Februari 2026.
RUPSLB Unilever Indonesia.
Mata acara pertama adalah meminta persetujuan pemegang saham atas rencana perubahan susunan Direksi Perseroan. Perubahan ini menyusul pengunduran diri dua direksi, yakni Enny Hartati dan Wandana Suri.
Perseroan mengusulkan pengangkatan Nurdiana Darus sebagai Direktur baru. Langkah ini menjadi bagian penyegaran manajemen guna menjaga keberlanjutan kinerja dan tata kelola perusahaan.
Lalu agenda kedua, Manajemen UNVR akan meminta persetujuan atas pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris. Pendelegasian ini mencakup persetujuan terhadap setiap perubahan, penambahan, penghapusan, maupun penyesuaian ketentuan dalam Peraturan Dana Pensiun Perseroan yang berdampak pada perubahan pendanaan yang mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Usai pengumuman rencana RUPSLB ini, saham UNVR terkoreksi drastis. Saham UNVR anjlok 1,74 persen atau 40 poin menjadi 2.260 pada penutupan perdagangan Rabu, 11 Februari 2026.