China Dipermalukan di Kandang Sendiri, Indonesia Bawa Pulang Dua Perunggu dari BATC 2026

Tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi
Tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi

Kejuaraan Beregu Asia Badminton atau Asia Team Championships (BATC) 2026 resmi berakhir dengan hasil di luar dugaan. China yang bertindak sebagai tuan rumah justru gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Alih alih berpesta emas, mereka malah dipaksa puas tanpa gelar juara, sementara tim bulu tangkis Indonesia tetap membawa pulang kebanggaan lewat dua medali perunggu dari sektor putra dan putri.

Partai final yang digelar di Qingdao Gymnasium, Minggu 8 Februari 2026, menjadi panggung kekecewaan bagi publik tuan rumah. China yang menurunkan kekuatan penuh di dua sektor sekaligus tak mampu membendung dominasi Jepang dan Korea Selatan.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sektor putra, China ditantang Jepang. Duel yang diprediksi sengit justru berakhir timpang. Jepang menyapu bersih tiga pertandingan dan menutup laga dengan kemenangan telak 3 0.

Pukulan pertama datang dari nomor tunggal. Hu Zhe An tak mampu keluar dari tekanan Yushi Tanaka dan menyerah dua gim langsung 10-21 dan 18-21. China mencoba bangkit lewat ganda putra He Ji Ting dan Ren Xiang Yu, namun pasangan Jepang Kakeru Kumagai dan Hiroki Nishi tampil lebih solid dan menang rubber game 17-21, 21-14, 15-21.

Beregu Putra Sabet Medali Perunggu di BATC 2026

Harapan terakhir tuan rumah pupus setelah Zhu Xuan Chen kalah dramatis dari Koki Watanabe. Meski sempat merebut gim pertama 24-22, Zhu akhirnya takluk 17-21 dan 18-21. Skor 3-0 memastikan Jepang merebut gelar juara beregu putra.

Nasib serupa dialami tim putri China. Menghadapi Korea Selatan, mereka bahkan tak diberi ruang berkembang. Tim Negeri Ginseng tampil dominan sejak awal.

Tunggal nomor satu dunia An Se young langsung menunjukkan kelasnya dengan menggilas Han Qian Xi 21-7 dan 21-14. Kemenangan kemudian dilanjutkan pasangan Baek Ha na dan Kim Hye jeong yang mengalahkan Jia Yi Fan dan Zhang Shu Xian 24-22, 21-8. Poin penentu disegel Kim Ga eun usai menundukkan Xu Wen Jing 19-21, 21-10, 21-17.

Korea Selatan pun memastikan kemenangan 3-0 dan membawa pulang trofi sektor putri.

Sementara itu, Indonesia memang gagal menembus final, namun tetap pulang dengan kepala tegak. Tim Merah Putih meraih dua medali perunggu setelah langkah mereka terhenti di semifinal.

Beregu putra Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor 1-3. Sedangkan tim putri juga tersingkir usai kalah dari Korea Selatan dengan skor identik 1-3. Sesuai regulasi turnamen, dua tim semifinalis yang kalah otomatis meraih perunggu.

Hasil ini menunjukkan Indonesia masih kompetitif di level Asia meski belum mampu menembus partai puncak. Evaluasi menyeluruh dibutuhkan agar prestasi bisa meningkat pada edisi berikutnya, terlebih persaingan di kawasan Asia semakin ketat dengan Jepang dan Korea Selatan yang konsisten melahirkan pemain elite.

Berikut rekap hasil final BATC 2026.

Sektor putra

  • China 0-3 Jepang
  • Hu Zhe An vs Yushi Tanaka 10-21, 18-21
  • He Ji Ting Ren Xiang Yu vs Kakeru Kumagai Hiroki Nishi 17-21, 21-14, 15-21
  • Zhu Xuan Chen vs Koki Watanabe 24-22, 17-21, 18-21

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sektor putri

  • Korea Selatan 3-0 China
  • An Se young vs Han Qian Xi 21-7, 21-14
  • Baek Ha na Kim Hye jeong vs Jia Yi Fan Zhang Shu Xian 24-22, 21-8
  • Kim Ga eun vs Xu Wen Jing 19-21, 21-10, 21-17