Gaya Hidup Minim Sampah: Kolaborasi di IKN Jadi Simbol Masa Depan Indonesia Bersih

Istana Negara IKN
Istana Negara IKN

 Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap gaya hidup berkelanjutan terus berkembang. Isu pengelolaan sampah, khususnya plastik, kini tak lagi sekadar wacana, melainkan bagian dari keseharian yang menuntut aksi nyata dan kolaborasi lintas pihak.

Dalam semangat tersebut, rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa masa depan kota—dan gaya hidup penghuninya—dibangun dengan prinsip ramah lingkungan. Puncak peringatan HPSN sendiri akan jatuh pada 21 Februari 2026, mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih.” Scroll untuk info lengkapnya, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sustainability Director Mayora Grup, Tunky Natanae, mengatakan, pihaknya turut berkomitmen tak hanya menghadirkan produk berkualitas namun juga menjaga keberlanjutan lingkungan. 

"Pada kesempatan ini, bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional, kami bersinergi dengan multi stakeholders dalam rangka berkolaborasi untuk Indonesia bersih melalui Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional (GESN) yang telah kami lakukan secara konsisten,” ujarnya di sela-sela kegiatan di IKN, mengutip keterangannya, Jumat 6 Februari 2026.

GESN sendiri berfokus pada pengumpulan dan daur ulang botol plastik PET pascakonsumsi. Selama lebih dari lima tahun berjalan, inisiatif ini telah berhasil mengumpulkan lebih dari 50 ribu ton botol plastik PET dan melibatkan puluhan mitra formal maupun informal di berbagai wilayah Indonesia—mulai dari pemulung, bank sampah, hingga pelaku industri daur ulang.

Menariknya, upaya ini tidak berhenti pada pengumpulan sampah. Botol plastik PET yang terkumpul diolah kembali di pabrik daur ulang berbasis food grade milik Mayora Grup, PT Bumi Indus Padma Jaya, menjadi recycled PET (rPET). Material ini kemudian dimanfaatkan kembali menjadi berbagai produk baru, seperti botol minuman, pakaian, jaket, sepatu, hingga produk fesyen lainnya—membuktikan bahwa sampah bisa benar-benar #JadiBaruLagi.

Dalam rangka mendukung kebersihan IKN sebagai kota masa depan, mereka juga menyerahkan dua unit mesin Reverse Vending Machine (RVM) botol plastik PET pascakonsumsi serta beberapa unit tempat sampah terpilah.

“Melalui kolaborasi baik ini, kami menyerahankan 2 unit mesin Reverse Vending Machine botol plastik PET pascakonsumsi dari Plastic Pay, mitra daur ulang GESN dan beberapa unit tempat sampah terpilah sebagai pendukung upaya menjaga kebersihan di negara kita, khususnya di Ibu Kota Nusantara,” jelas Tunky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Plastic Pay sebagai mitra yang berperan aktif dalam membangun ekosistem daur ulang berbasis ekonomi sirkular, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat untuk lebih sadar memilah sampah sejak dari rumah.

“Harapan ke depannya agar sinergi dan kolaborasi baik ini dapat berjalan terus dan juga menjadi inspirasi untuk banyak kolaborasi lainnya di masa depan. Kami juga mengajak masyarakat Indonesia untuk senantiasa ingat untuk selalu pilah, kumpulkan dan salurkan PET-mu sehingga bisa #JadiBaruLagi,” tutup Tunky.