Menpora Dukung World Nineball Tour 2026, Dorong Atlet Biliar Indonesia Mendunia
Menteri Pemuda dan Olahraga menilai penyelenggaraan Carabao International Open 2026 x World Nineball Tour sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembinaan atlet biliar nasional sekaligus mendorong sport tourism di Indonesia.
Turnamen internasional tersebut digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Banten, pada 4–8 Februari, dan diikuti pebiliar profesional dari berbagai negara.
Ajang ini mendapat dukungan penuh pemerintah karena dinilai memberi kesempatan luas bagi atlet Indonesia, terutama atlet muda, untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional tanpa harus bertanding ke luar negeri.
“Kami dari pemerintah sangat mendukung. Mudah-mudahan turnamen ini bisa menjadi salah satu fasilitas bagi atlet-atlet kita, terutama yang junior bisa melihat bahwa biliar bisa mendunia. Kita bisa menjadi yang terbaik dalam event ini,” kata Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat.
Turnamen ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya World Nineball Tour (WNT) Gold Ranking digelar di Indonesia.
WNT sendiri merupakan turnamen biliar sembilan bola paling prestisius di dunia yang diselenggarakan oleh Matchroom Multisport dan memberikan poin penting bagi peringkat global atlet.
Pemerintah berharap kehadiran turnamen internasional ini tidak bersifat insidental, melainkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang berkelanjutan.
“Saya harap event ini tidak hanya digelar sekali, tetapi bisa menjadi rutinitas setiap tahun; menjadi salah satu fasilitas untuk atlet bisa bertanding dengan pemain-pemain dunia yang datang ke Indonesia,” jelas dia.
Selain berperan sebagai wadah pembinaan atlet, ajang ini juga dinilai selaras dengan program pengembangan sport tourism nasional.
Pemerintah melihat event olahraga berskala internasional memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah penyelenggara.
“Yang pasti, event internasional di Indonesia bertambah satu. Event ini bisa menyumbang devisa yang besar. Mulai dari tiket pesawat, hunian hotel, hingga pengeluaran di makanan,” kata Taufik.
Dalam pelaksanaannya, turnamen ini turut didukung oleh YUKK Payment Gateway sebagai official payment partner yang menyediakan layanan pembayaran digital berbasis QRIS.
Fasilitas ini memudahkan atlet, ofisial, dan penonton dalam melakukan transaksi selama turnamen berlangsung.
“Carabao International Open 2026 x World Nineball Tour adalah momentum penting bagi dunia biliar Indonesia. Seperti yang kita tahu, ini kali pertama World Nineball Tour digelar di Indonesia. Kami merasa bangga bisa terlibat dalam ajang berskala internasional ini. Kami berkomitmen mendukung kelancaran acara dengan menyediakan sistem pembayaran digital yang mudah, cepat, dan aman, sehingga seluruh atlet dan penonton bisa bertransaksi dengan aman,” kata Ngo Agustino, Co-Founder & Chief Marketing Officer YUKK Payment Gateway.
YUKK Payment Gateway menggandeng Jaringan PRIMA untuk memastikan seluruh transaksi nontunai berjalan secara real-time, aman, dan efisien sepanjang turnamen.
Sementara itu, CEO Carabao Billiards Indonesia Hendra Kurniawan menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari visi besar membangun masa depan biliar Indonesia.
“Impian saya itu mencetak juara dunia. Kita mengadakan turnamen internasional di sini supaya atlet-atlet nasional Indonesia bisa merasakan ambience pertandingan internasional tanpa harus ke luar negeri,” kata Hendra Kurniawan.
“Sudah lama saya ingin membuat sebuah event biliar yang menghadirkan selebritis, atlet junior, dan atlet profesional dalam sebuah turnamen,” sambung Hendra.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang