Mantan Istri Ressa Bantah Muncul untuk Pansos, Cuma Minta Tanggung Jawab ke Anak

Ressa Rizky dan Mantan Istrinya
Ressa Rizky dan Mantan Istrinya

 Di tengah polemik Ressa Rizky Rosano yang meminta diakui sebagai anak kandung Denada, perhatian publik justru mengarah pada kemunculan seorang perempuan bernama Dini Kurnia. Ia diketahui sebagai mantan istri Ressa dan hal itu memang sudah diakui. Namun, kemunculan Dini di hadapan media memicu tudingan miring dari warganet yang menilai dirinya hanya mencari panggung atau pansos.

Menanggapi tudingan tersebut, pihak Dini melalui kuasa hukumnya dengan tegas membantah anggapan tersebut. Mereka menekankan bahwa kemunculan Dini bukan untuk mencari sensasi, melainkan semata-mata untuk meluruskan pernyataan Ressa yang dinilai tidak konsisten dan berpotensi menyesatkan publik. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ressa Rizky dan mantan istri, Dini.

Charisma Adilaga selaku kuasa hukum Dini menjelaskan bahwa akar persoalan ini bermula dari pernyataan Ressa yang sempat menyebut tidak pernah menikah dan tidak memiliki anak. Pernyataan tersebut dinilai melukai perasaan keluarga Dini karena tidak sesuai dengan fakta.

"Ya baik kita jelaskan ya. Kita kemarin memberikan statement itu yang pertama bukan pansos atau cari panggung. Kita hanya meluruskan karena dari pihak Ressa mengeluarkan statement tidak pernah nikah atau tidak mempunyai anak. Itu kan menyebarkan berita bohong," ujar Charisma Adilaga. 

Ia menambahkan bahwa pernyataan tersebut ditonton oleh masyarakat luas sehingga dampaknya tidak bisa dianggap sepele.

"Karena dia menyebarkan berita bohong dan berita ini ditonton oleh masyarakat Indonesia, itu kan tidak baik. Dia seharusnya jujur," tegasnya.

Saat diminta tanggapan langsung, Dini memilih bersikap hati-hati dan tidak banyak berkomentar. Ia menyerahkan penjelasan detail kepada kuasa hukumnya.

"Kalau aku mungkin untuk hari ini tidak banyak yang bisa saya sampaikan. Mungkin beberapa saja, selebihnya saya serahkan sama Mas Rama,” kata Dini. 

Soal tanggung jawab nafkah anak, kuasa hukum Dini menjelaskan bahwa Ressa memang sempat memberikan nafkah di awal, namun tidak berlanjut secara konsisten.

"Kalau terkait biaya, memang awalnya pernah menafkahi. Tapi untuk selanjutnya dari si Ressanya nggak pernah menafkahi. Jadi dia sudah melepas tanggung jawab,” jelas kuasa hukum Dini.

Ia juga menegaskan bahwa hak asuh anak saat ini berada di tangan Dini sesuai ketentuan hukum.

"Kalau kita berbicara terkait hak asuh anak, jadi ada yang dinamakan di undang-undang itu adalah Kompilasi Hukum Islam, itu anak di bawah 12 tahun itu hak asuh jatuh di tangan ibunya,” jelasnya lagi. 

Dini juga mengungkapkan dampak psikologis yang dirasakannya akibat tekanan publik dan komentar warganet.

"Netizen... yang jelas kalau untuk aku ya sedikit terganggu karena aku juga kerjanya di sosial media,” ucap Dini. 

Lebih jauh, Dini mengungkap bahwa setelah perceraian, Ressa jarang berkomunikasi atau bertemu dengan anaknya.

"Setelah bercerai sampai sekarang sih belum ada. Paling yang menemukan itu malah dari Ibu (ibunya Ressa) yang mencari Ressa untuk menemukan anak,” ungkapnya.

Terkait harapannya, Dini menegaskan bahwa ia tidak menuntut berlebihan, hanya menginginkan tanggung jawab dan pengakuan yang jelas.

"Saya harap untuk anak kalau memang ada tanggung jawab ya silakan. Toh juga anaknya dia,” tegasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menutup pernyataannya, kuasa hukum Dini kembali menekankan bahwa langkah ini diambil murni untuk meluruskan fakta, bukan mencari popularitas.

"Klien saya ini hanya kepingin meluruskan yang kemarin, statement yang kemarin yang dianggap pansos, cari panggung, itu aja,” tandas kuasa hukum.