Kensuke Takahashi: Tekanan Suporter Indonesia Bikin Jepang Sulit Berkembang

Pelatih Timnas Futsal Jepang Kensuke Takahashi
Pelatih Timnas Futsal Jepang Kensuke Takahashi

 Pelatih Timnas Futsal Jepang, Kensuke Takahashi, mengakui tekanan besar dari suporter tuan rumah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performa timnya saat kalah 3-5 dari Timnas Futsal Indonesia pada semifinal Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis 5 Februari 2026. 

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Kensuke menilai atmosfer yang diciptakan ribuan pendukung Indonesia membuat anak asuhnya tidak mampu bermain lepas sepanjang laga. Dukungan publik tuan rumah disebut memberi energi tambahan bagi Indonesia sekaligus tekanan psikologis bagi Jepang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tentu saja kami memiliki koordinasi yang baik, kami sempat mengontrol permainan, tetapi kami merasakan tekanan yang sangat besar dari pendukung Indonesia,” ujar Kensuke.

Pemain Timnas Futsal Indonesia, Firman Adriansyah

Ia menambahkan, kehadiran lebih dari 10 ribu penonton di Indonesia Arena menciptakan suasana pertandingan yang sangat intens. Menurutnya, kondisi tersebut turut memengaruhi jalannya laga, terutama ketika Jepang berusaha bangkit dari ketertinggalan.

Selain menyoroti faktor suporter, Kensuke juga menilai performa Indonesia memang sedang berada dalam level terbaik. Ia menyebut tim asuhan Hector Souto memiliki kualitas dan momentum kuat jelang partai puncak.

“Itu akan menjadi pertandingan yang sangat sengit dan sulit. Saya pikir Indonesia memiliki peluang bagus melawan Iran di final,” kata pelatih berusia 43 tahun tersebut.

Keyakinan itu tidak lepas dari status Indonesia sebagai tuan rumah yang dinilai memberi keuntungan tambahan. Dukungan penuh suporter diyakini kembali menjadi faktor penting saat Indonesia menghadapi Iran pada final yang digelar di venue yang sama, Sabtu 7 Februari 2026pukul 19.00 WIB.

Pemain Timnas Futsal Indonesia

Pemain Timnas Futsal Indonesia

Kensuke mengaku merasakan langsung bagaimana tekanan tersebut memengaruhi mental bertanding para pemainnya. Meski Jepang sempat menunjukkan organisasi permainan yang baik, atmosfer stadion membuat mereka kesulitan menjaga konsistensi performa.

Dalam kesempatan yang sama, pelatih kelahiran Asahikawa itu juga menyampaikan ucapan selamat kepada Indonesia atas keberhasilan melaju ke final. Ia mengakui kualitas para pemain Garuda yang dinilai tampil impresif sepanjang turnamen.

“Kami tidak bisa berbicara banyak selain mengakui kekuatan tim Indonesia dengan para pemainnya yang hebat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia turut menyinggung pencapaian Indonesia sebelum turnamen ini, termasuk keberhasilan meraih medali emas SEA Games 2025, yang menurutnya menjadi bukti peningkatan signifikan futsal Indonesia di level Asia.

Keberhasilan menembus final Piala Asia Futsal 2026 sendiri menjadi sejarah baru bagi Indonesia, yang untuk pertama kalinya mampu melangkah hingga partai puncak kompetisi futsal tertinggi di Asia tersebut. (Ant)