Rachel/Febi Samakan Skor Indonesia 1-1 Lawan Jepang Usai Duel Ketat di BATC 2026

Rachel/Febi bangkit Samakan Kedudukan Indonesia atas Jepang di BATC 2026
Rachel/Febi bangkit Samakan Kedudukan Indonesia atas Jepang di BATC 2026

 Tim bulutangkis putri Indonesia akhirnya bernapas lega saat menghadapi Jepang pada laga kedua Grup X Kejuaraan Beregu Asia 2026 atau Badminton Asia Team Championships BATC 2026. Setelah sempat tertinggal lebih dulu, pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum tampil sebagai penyelamat lewat kemenangan dramatis yang membuat kedudukan berubah menjadi 1 1.

Bertanding di Qingdao Conson Gymnasium, Kamis, Rachel dan Febi harus melewati pertarungan panjang tiga gim sebelum menumbangkan duet kuat Jepang Arisa Igarashi dan Chiharu Shida. Skornya pun menegangkan hingga akhir 21 12, 18 21, 23 21.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak awal gim pertama, Rachel dan Febi langsung menekan. Permainan cepat dan agresif membuat pasangan Jepang kesulitan mengembangkan strategi. Mereka memimpin nyaman 11 5 saat interval, lalu menutup gim pembuka dengan skor telak 21 12.

Momentum sempat berubah di gim kedua. Igarashi dan Shida menaikkan tempo permainan dan memaksa wakil Indonesia tertinggal jauh 3 11. Meski sempat bangkit hingga menyamakan angka 16 16, Rachel dan Febi kehilangan fokus di momen akhir. Jepang memanfaatkan kesalahan sendiri dari pasangan Merah Putih dan merebut gim kedua 21 18. Febi mengakui mereka terlalu terburu buru saat mencoba mengakhiri reli.

"Di gim kedua setelah tertinggal jauh kami bisa mengejar sampai menyamakan kedudukan tapi setelah itu malah buru buru mau matiin jadi malah banyak mati sendiri," kata Febi dalam keterangan yang dikutip PBSI.

Laga penentuan berlangsung jauh lebih menegangkan. Kedua pasangan silih berganti mencuri poin. Tekanan terasa di setiap reli panjang. Jepang unggul tipis 11 10 saat interval, membuat Indonesia kembali berada di bawah tekanan.

Namun mental Rachel dan Febi justru teruji di situasi krusial. Mereka perlahan mengejar, mengumpulkan poin demi poin, hingga pertandingan masuk fase deuce. Setelah adu saraf yang menegangkan, smash keras terakhir memastikan kemenangan 23 21 sekaligus menyamakan kedudukan bagi Indonesia.

"Puji Tuhan senang banget bisa menyumbang poin dan tanpa cedera apa pun. Tadi pertama kami coba buat tenang tapi tidak boleh santai, tetap fokus dan tidak mau kalah," ujar Rachel.

Ia juga mengaku sempat tak menyangka bisa membalikkan keadaan di gim ketiga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebetulnya di gim ketiga juga tidak menyangka bakal bisa menyusul dan bisa menang. Kami sudah tertinggal cukup jauh, cukup tertekan tapi kami coba buat mengikuti instruksi pelatih, coba tetap yakin dan percaya sama kemampuan individu maupun partner. Pelan pelan, satu poin demi satu poin akhirnya bisa keluar dari tekanan," tambahnya.

Sebelumnya, Indonesia lebih dulu tertinggal setelah tunggal putri pertama Thalita Ramadhani Wiryawan harus mengakui keunggulan Riko Gunji dua gim langsung 14 21 dan 16 21.