Start Kurang Manis, Thalita Kalah Dua Gim, Jepang Ungguli Indonesia Lebih Dulu di BATC 2026
Tim bulu tangkis Indonesia harus mengawali laga dengan situasi kurang ideal saat menghadapi Jepang pada pertandingan kedua Grup X Kejuaraan Beregu Asia atau Badminton Asia Team Championships BATC 2026. Turun di partai pembuka sektor tunggal putri, Thalita Ramadhani Wiryawan belum mampu menyumbang poin sehingga Merah Putih tertinggal lebih dulu 0-1.
Bertanding di Conson Gymnasium, Qingdao, Tiongkok, Kamis, 5 Februari 2026, Thalita yang baru berusia 18 tahun menghadapi lawan berpengalaman asal Jepang, Riko Gunji. Perbedaan jam terbang terlihat jelas sepanjang pertandingan.
Sejak gim pertama, Gunji langsung mengambil inisiatif serangan. Ia berkali kali menekan lewat kombinasi lob menyerang dan smes keras yang memaksa Thalita lebih banyak bertahan. Tekanan tersebut membuat permainan Thalita tidak berkembang.
Pergerakan kaki yang kalah cepat serta beberapa kesalahan sendiri membuat wakil Indonesia tertinggal cukup jauh. Gim pembuka akhirnya ditutup Gunji dengan kemenangan 21-14.
Memasuki gim kedua, harapan bangkit sempat muncul. Namun pola permainan tak banyak berubah. Thalita kembali tertinggal di awal setelah melakukan sejumlah error hingga skor melebar 5-10.
Gunji tampil disiplin dengan variasi servis dan penempatan bola yang menyulitkan Thalita untuk membangun serangan. Sempat mendekat 10-11, momentum itu gagal dimaksimalkan. Beberapa pengembalian yang kurang akurat kembali memberi celah bagi Gunji menjauh.
Gunji kemudian menjaga konsistensi hingga menutup gim kedua 21-16. Laga pun berakhir dua gim langsung untuk kemenangan Jepang.
Hasil tersebut membuat Indonesia tertinggal sementara 0-1 dari Jepang di pertandingan krusial fase grup ini.
Meski begitu, peluang Merah Putih masih terbuka lewat empat partai tersisa. Pada laga berikutnya, pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum dijadwalkan menghadapi Arisa Igarashi dan Chiharu Shida.
Di sektor tunggal putri kedua, Mutiaran Ayu Puspitasari akan menantang Hina Akechi. Indonesia juga menurunkan duet Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti yang berjumpa Kie Nakanishi dan Miyu Takahashi. Partai terakhir mempertemukan Ni Kadek Dhinda Ayu Pratiwi melawan Yuzono Watanabe.