Indonesia Terpilih jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026
Indonesia resmi menjadi tuan rumah Asian Boxing U19 & U23 Men's and Women's Championships 2026 atau Kejuaraan Tinju Asia Putra dan Putri U19 dan U23 2026.
Ajang itu rencananya akan bergulir di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 6-15 Juli mendatang.
Kepercayaan ini diberikan oleh Asian Boxing kepada Indonesia setelah melalui proses bidding yang dilakukan pada tahun lalu.
Dalam penyelenggaraannya, Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) ditetapkan sebagai Host National Federation sekaligus pihak yang bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaan kejuaraan ini melalui pembentukan Local Organizing Committee (LOC).
Kejuaraan Asia Tinju U19 dan U23 2026 ini akan diikuti oleh 400 petinju yang berasal dari 36 negara, serta ratusan ofisial dan delegasi dari seluruh Asia.
Akan ada 18 kategori yang akan dipertandingkan pada Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026.
Ajang ini menjadi panggung penting bagi atlet usia muda (U19 dan U23) untuk berkompetisi di level intermasional sekaligus bagian dari pembinaan jangka panjang tinju amatir Asia.
Ketua Umum Perbati, Ray Zulham, menyampaikan bahwa kepercayaan ini merupakan momentum penting bagi kebangkitan tinju amatir Indonesia.
"Perbati berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan kejuaraan ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan standar Asian Boxing dan World Boxing," kata Ray dalam konferensi pers di Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
"Ini bukan hanya soal menjadi tuan rumah, tetapi tentang membangun ekosistem tinju yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia," jelasnya.
Tak hanya perwakilan Perbati, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Asian Boxing, National Olympic Committee (NOC) Indonesia, serta Budi Ariyanto Muslim selaku Asdep Olahragawan Andalan sebagai perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora).
Perhitungan Poin Olimpiade LA 2028
Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 ini akan menjadi salah satu ajang Kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 melalui perhitungan poin.
“Asian Boxing Championships merupakan salah satu program World Boxing yang mengarah ke Olimpiade 2028. Setiap kemenangan di kejuaraan Asian Boxing, baik yang digelar di Jakarta, Uzbekistan, maupun Mongolia, akan terakumulasi dalam sistem poin,” ujar Wakil Ketua Umum Perbati, Sultan Sapta Bandaro.
Ia menjelaskan, akumulasi poin tersebut nantinya menjadi dasar penentuan atlet yang berhak tampil di Olimpiade 2028.
poin itu akan dikumpulkan, dan dari sana akan ditentukan siapa atlet yang berpeluang lolos dan tampil di Olimpiade 2028,” tambahnya.
Gelar Kejurnas
Sebagai rangkaian menuju Kejuaraan Asia U19 dan U23 2026, Indonesia akan menggelar seleksi atlet lewat ajang Kejuaraan Nasional yang akan digelar pada 11-14 Februari 2026 di PPOP Ragunan.
Kejurnas 2026 ini merupakan yang pertama diselenggarakan oleh Perbati yang melibatkan sekitar 20 Pengurus Provinsi di seluruh Indonesia.
Sebelum melaksanakan Kejurnas, Perbati telah melakukan pemusatan latihan sejak Januari lalu yang diikuti sekitar 18 petinju lapis pertama dan kedua.
Selain itu, akan ada juga pelatihan wasit yang akan dilakukan sebagai persiapan Kejurnas pada 6-8 Februari 2026 lantaran pembinaan tidak hanya difokuskan pada atlet, tetapi juga perangkat pertandingan.
"Kejurnas ini menjadi ajang awal untuk menjaring petinju-petinju yang akan menuju ke level Asia dan Olimpiade" kata Sekretaris Jenderal Perbati, Hengky Silatang.
"Selain atlet, kami juga menyiapkan penataran wasit. Jadi, yang dibangun bukan hanya petinjunya, tetapi juga didampingi wasit yang berkualitas," tutur dia.
Sebagai ajang pematangan atlet, para atlet terpilih dari Kejurnas akan diterbangkan ke Uzbekistan sebelum tampil di Kejuaraan Asia Tinju U19 dan U23 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang