Top 6+ Gorengan Indonesia Masuk Daftar 10 Terbaik se-Asia Tenggara

gorengan terenak di Asia Tenggara, 6 Gorengan Indonesia Masuk Daftar 10 Terbaik se-Asia Tenggara

nama kuliner Indonesia mendominasi daftar gorengan terenak se-Asia Tenggara 2026 versi TasteAtlas.

Daftar Best Southeast Asian Deep-fried Dishes ini diurutkan menurut penilaian para pengguna situs ensiklopedia kuliner dunia tersebut.

Hingga Jumat (16/1/2026), tercatat sebanyak 1.909 dari 2.829 rating pengguna dianggap sah oleh TasteAtlas dan berhasil mengurutkan 43 daftar gorengan terenak di Asia Tenggara.

Kompas.com merangkum 10 daftar gorengan terbaik di Asia Tenggara pada 2026 menurut TasteAtlas. Menariknya, lebih dari setengah hidangan tersebut berasal dari Indonesia.

Daftar gorengan terenak se-Asia Tenggara

Batagor menyabet peringkat pertama gorengan terenak se-Asia Tenggara menurut TasteAtlas.

Jajanan kaki lima asal Bandung, Jawa Barat, ini mendapat rating 4,4 dari 5, mengalahkan karipap asal Malaysia.

Situs ini menggambarkan batagor sebagai salah satu camilan berbahan dasar ikan dan kulit pangsit yang populer di Indonesia.

Selain batagor, ayam goreng, pempek, tempe mendoan, bebek goreng, dan gorengan aneka bahan (tahu, pisang), juga masuk daftar gorengan terenak se-Asia Tenggara 2026. Simak daftar lengkapnya berikut ini.

1. Batagor, Indonesia

2. Karipap, Malaysia

3. Lumpia Shanghai, Filipina

4. Ayam Goreng, Indonesia

5. Pempek, Indonesia

6. Lechon Kawali, Filipina

7. Aneka gorengan, Indonesia


8. Tempe mendoan, Indonesia

9. Bebek goreng, Indonesia

10. Lumpia goreng, Vietnam

Sejarah batagor

gorengan terenak di Asia Tenggara, 6 Gorengan Indonesia Masuk Daftar 10 Terbaik se-Asia Tenggara

Ilustrasi batagor.

Batagor berulang kali masuk daftar makanan terenak menurut TasteAtlas. Baik untuk kategori gorengan, jajanan kaki lima, maupun kawasan Asia hingga dunia.

Sejarah batagor diperkirakan populer sejak tahun 1980-an. Mulanya, pembuatan batagor terinspirasi dari siomai asal China.

Namun, seperti dilansir , berbeda dengan siomai yang dimasak menggunakan metode kukus, batagor justru dibuat menggunakan metode goreng.

Bahan baku siomai asal China yang umum menggunakan daging babi maupun sapi, juga tidak sama dengan batagor.

Secara umum, batagor dibuat menggunakan daging ikan tenggiri, tahu, dan tepung tapioka.

Itu sebabnya makanan ini disebut batagor alias akronim dari penggabungan nama baso tahu goreng.

Bentuk batagor bervariasi. Ada yang bulat kecil tanpa dibalut kulit pangsit, ada pula yang dibungkus kulit pangsit sebelum digoreng.

Seiring waktu, batagor menjelma menjadi jajanan kaki lima yang bisa ditemukan di mana saja, mulai dari gerobak pinggir jalan, pasar, hingga restoran modern.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang