Malaysia Rekrut Lagi Pelatih Bulu Tangkis Indonesia, Efek Herry IP?
Asosiasi bulu tangkis Malaysia atau BAM kembali merekrut pelatih asal Indonesia untuk memperkuat struktur kepelatihan nasional.
Langkah ini diambil setelah hasil kerja pelatih Indonesia sebelumnya dinilai memberi dampak positif.
Keberhasilan Herry Iman Pierngadi (Herry IP) di sektor ganda putra serta Nova Widianto di sektor ganda campuran tampaknya menjadi latar keputusan tersebut.
Kali ini, BAM menunjuk Harry Hartono sebagai pelatih anyar. Ia ditugaskan untuk memperkuat sektor tunggal putra Malaysia.
Harry akan berperan sebagai asisten Yeoh Kay Bin, pelatih tunggal junior nasional.
Selain itu, ia juga membantu Tey Seu Bock dalam menangani pemain senior, seperti Leong Jun Hao, Justin Hoh, Eogene Ewe, dan Ng Tze Yong.
Peran Harry Hartono di Struktur Kepelatihan
Direktur kepelatihan tunggal Malaysia, Kenneth Jonassen, menyambut kehadiran Harry Hartono.
Ia menilai perekrutan ini penting untuk memperkuat jalur pembinaan pemain sejak usia muda hingga level senior.
“Saya sangat menghargai upaya yang dilakukan oleh manajemen BAM untuk menyetujui dan mengkonfirmasi perekrutan pelatih-pelatih berkualitas ini,” kata Jonassen, dikutip Juara.net dari New Strait Times.
Pelatih ganda campura Indonesia, Herry Iman Pierngadi, berbicara kepada media termasuk Kompas.com di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (3/11/2023). Herry Iman Pierngadi membantah isu yang menyebutnya pindah ke China.
“Ini akan sangat membantu ambisi kami untuk memiliki jalur yang jelas bagi para pelatih yang tersedia untuk membantu pemain muda kami mewujudkan potensi mereka.”
“Mulai dari hari pertama para pemain bulu tangkis memulai perjalanan mereka di BAM hingga, mudah-mudahan, mereka mampu mencapai level kelas dunia,” jelasnya.
Harry Hartono memiliki pengalaman melatih tunggal putra Indonesia. Ia pernah terlibat dalam pembinaan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting saat masih berada di pelatnas.
Fokus BAM Benahi Tunggal Putra
Jonassen menilai kehadiran pelatih baru akan melengkapi komposisi tim kepelatihan saat ini.
Ia berharap sektor tunggal putra Malaysia kembali menunjukkan perkembangan setelah performanya menurun dalam beberapa waktu terakhir.
“Kedatangan para pelatih akan melengkapi jajaran pelatih kami dan memberikan kesempatan terbaik untuk mengembangkan bakat-bakat kami menjadi juara dunia,” ujarnya.
Saat ini, BAM memang sedang berupaya meningkatkan kualitas sektor tunggal putra, terutama setelah performa Lee Zii Jia mengalami penurunan.
Di sisi lain, sektor ganda menunjukkan perkembangan. Ganda putra Malaysia mencatat sejumlah hasil positif bersama Herry IP
Sektor ganda campuran juga menampilkan progres melalui pasangan Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei hasil binaan Nova Widianto, termasuk capaian mereka di Indonesia Masters 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang