Pesan Legenda Bulu tangkis Indonesia Christian Hadinata buat Raymond/Joaquin

Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, bulu tangkis, Indonesia Masters, Christian Hadinata, Thailand Masters, Pesan Legenda Bulu tangkis Indonesia Christian Hadinata buat Raymond/Joaquin

Legenda bulu tangkis Indonesia, Christian Hadinata, menyoroti sepak terjang ganda putra yang sedang naik daun, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. 

Indonesia dikenal memiliki tradisi melahirkan pebulu tangkis hebat di sektor ganda putra. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi pasangan muda yang digadang-gadang meneruskan tongkat estafet para seniornya. 

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin pertama kali mengguncang jagat bulu tangkis saat secara mengejutkan sukses menjuarai Australian Open 2025 yang masuk kategori BWF World Tour Super 500.

Pasangan jebolan PB Djarum ini mengalahkan seniornya, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, di final Australian Open 2025 dengan skor 22-20, 10-21, 21-18.

Baru-baru ini, Raymond/Joaquin kembali mencuri perhatian para penikmat bulu tangkis Tanah Air saat terjun di Indonesia Masters 2026. Mereka tampil menghibur dan mampu melaju ke final. 

Kiprah mereka ditandai dengan menyingkirkan dua seniornya, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (perempat final) dan Sabar Karyaman Gutama/M. Reza Pahlevi Isfahan (semifinal). 

Sayangnya, Raymond/Joaquin harus mengakui keunggulan ganda Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, di final Indonesia Masters 2026 usai menyerah dua game langsung dengan skor 19-21, 13-21.

Koreksi Christian Hadinata untuk Raymond/Joaquin

Di final Indonesia Masters 2026, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin banyak melakukan kesalahan sendiri akibat ditekan lawan yang bermain begitu tenang dan bisa mengendalikan situasi. 

Legenda bulu tangkis Christian Hadinata menilai Raymond/Joaquin terlalu buru-buru dan telat membaca situasi yang kurang menguntungkan mereka di final Indonesia Masters 2026.

Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, bulu tangkis, Indonesia Masters, Christian Hadinata, Thailand Masters, Pesan Legenda Bulu tangkis Indonesia Christian Hadinata buat Raymond/Joaquin

Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, menapak ke final Indonesia Masters 2026 usai menjungkalkan seniornya, Sabar Karyaman Gutama/M. Reza Pahlevi Isfahani, Sabtu (24/1/2026). 

"Raymond/Joaquin perlu banyak belajar dari kesalahan di Indonesia Masters 2026. Mereka punya potensi menjadi pemain elite," kata Koh Kris, sapaan akrab Christian Hadinata, saat berbincang santai dengan Kompas.com di Pelatnas PBSI, Rabu (28/1/2026). 

"Final Indonesia Masters 2026 berlangsung di lapangan 1, sementara Raymond/Joaquin selalu main di lapangan 2 sejak awal turnamen. Situasi ini harusnya bisa diantisipasi lebih awal."

"Jadikan sebagai pelajaran, normal bagi pemain seusia mereka. Tak perlu grusa-grusu dan harus pandai membaca situasi dengan cepat di dalam pertandingan," jelasnya. 

Raymond/Indra Mentas di Thailand Masters 2026

Berangkat dari finalis Indonesia Masters 2026, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, kini tengah berjuang mengejar prestasi berikutnya di ajang Thailand Masters 2026.

Mereka sudah dua kali menang dan lolos ke perempat final. Raymond/Joaquin bakal menghadapi Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng asal Taiwan di Nimibutr Arena, Bangkok, Jumat (30/1/2026) nanti sore. 

Kans Raymond/Joaquin berprestasi di Thailand Maaters 2026 terbuka lebar lantaran berstatus unggulan kedua. Pesaing berat mereka rata-rata dari negara sendiri, seperti Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan Rian Ardianto/Rahmat Hidayat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang