Indonesia Lampaui Target Medali di ASEAN Para Games 2025, CdM: Terima Kasih Dukungannya
Kontingen Indonesia mencatatkan prestasi gemilang pada ASEAN Para Games 2025 karena berhasil melampaui target perolehan medali dan mengamankan peringkat kedua klasemen akhir.
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., L.LM., menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa para atlet Indonesia di ajang olahraga penyandang disabilitas terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
Target awal kontingen Indonesia dalam ASEAN Para Games 2025 di Thailand adalah 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu.
Namun, Indonesia sukses mengoleksi 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
"Alhamdullilah kita sudah selesai memonitor pertandingan para SEA Games. Kita syukuri pencapaian atlet disabilitas ini yang luar biasa. Terima kasih atas doa dan dukungan dari bangsa Indonesia atas pencapaian atlet disabilitas ini," kata Reda dalam keterangan kepada KOMPAS.com, Selasa (27/1/2026).
Hasil ini menunjukkan peningkatan performa signifikan di berbagai cabang olahraga unggulan.
Para Atletik Sumbang Emas Terbanyak
Sejumlah cabang olahraga (cabor) tampil dominan dan melampaui target medali.
Para Athletics menjadi penyumbang emas terbanyak dengan raihan 44 medali emas dari target 25 emas.
Para Renang mencatatkan prestasi impresif dengan 29 medali emas dari target 8 emas, sementara Para Badminton mengoleksi 12 medali emas dari target 5 emas.
Prestasi sempurna juga ditorehkan Para Judo dengan menyapu bersih seluruh nomor pertandingan dan mengamankan tujuh medali emas.
Kejutan turut datang dari cabor Bowling yang berhasil menyumbangkan dua medali emas, menambah daftar prestasi membanggakan kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025.
Beberapa cabor berhasil keluar sebagai juara umum, di antaranya:
- Para Badminton (12 emas, 9 perak, 7 perunggu)
- Para Angkat Berat (9 emas, 4 perak)
- Para Judo (7 emas, 3 perak, 1 perunggu)
- Para Panahan (5 emas, 2 perak, 3 perunggu)
Pada level individu, CdM mencatat sejumlah prestasi menonjol dari atlet Indonesia.
Jendi Pangabean menjadi atlet tersukses di cabang Para Renang dengan menyumbangkan tujuh medali emas, sekaligus menjadi peraih medali terbanyak pada ajang ini.
Selain itu, Siti Aisyah, atlet termuda berusia 15 tahun, tampil impresif dengan raihan dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu, serta mencatatkan dua rekor ASEAN Para Games.
Secara keseluruhan, Indonesia berhasil mengukir 25 rekor ASEAN Para Games dari berbagai cabang olahraga.
Tak hanya itu, satu rekor Asia juga berhasil dipecahkan oleh Hellin Wardina di cabang Para Athletics, menegaskan kualitas atlet Indonesia di level regional dan kontinental.
keberhasilan di ASEAN Para Games 2025, CdM menegaskan komitmen untuk terus mendukung persiapan atlet menuju Asian Para Games 2026 di Nagoya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang