Top 10+ Orang Terkaya di Indonesia Akhir Januari 2026: Harta Prajogo Turun, Lim Hariyanto Geser Konglomerat Asal Malang

Prajogo Pangestu, Low Tuck Kwong, Forbes, orang terkaya di Indonesia, 10 Orang Terkaya di Indonesia Akhir Januari 2026: Harta Prajogo Turun, Lim Hariyanto Geser Konglomerat Asal Malang, 1. Prajogo Pangestu, 2. Low Tuck Kwong, 3. Robert Budi Hartono, 4. Michael Hartono, 5. Sri Dato Tahir, 6. Otto Toto Sugiri, 7. Sri Prakash Lohia, 8. Haryanto Tjiptodiharjo, 9. Marina Budiman, 10. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

Media bisnis dan keuangan asal Amerika Serikat, Forbes, secara berkala memperbarui daftar orang terkaya di Indonesia melalui sistem pelacakan real-time. 

Berdasarkan data per Senin (26/1/2026), posisi orang paling tajir di Indonesia ditempati oleh pendiri PT Barito Pacific, Prajogo Pangestu.

Prajogo tercatat mengantongi kekayaan senilai 32,7 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp 547 triliun. 

Angka ini menempatkannya cukup jauh di atas posisi kedua yang kini ditempati oleh Low Tuck Kwong.

Bos PT Bayan Resources tersebut tercatat memiliki kekayaan senilai 23,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 390 triliun. 

Mekanisme Pelacakan Orang Terkaya Forbes

Peringkat yang disediakan Forbes melacak naik-turunnya kekayaan orang-orang terkaya di dunia setiap hari. 

Platform ini menyediakan pembaruan berkelanjutan tentang kekayaan bersih setiap individu yang telah dikonfirmasi sebagai miliarder.

Nilai kepemilikan publik individu diperbarui setiap 5 menit saat pasar saham masing-masing buka dengan penundaan 15 menit untuk harga saham.

Sementara itu, individu yang kekayaannya terkait dengan perusahaan swasta akan mendapatkan pembaruan kekayaan bersih sekali sehari.

Jika kepemilikan saham di perusahaan swasta mencapai 20 persen atau lebih dari total kekayaan bersih, nilai perusahaan akan disesuaikan dengan indeks pasar khusus industri atau wilayah yang disediakan oleh mitra Forbes di FactSet Research Systems.

Daftar Lengkap 10 Orang Terkaya di Indonesia Akhir Januari 2026

Berdasarkan data terbaru Forbes, Prajogo masih kokoh di posisi pertama orang terkaya di Indonesia hingga akhir Januari 2026.

Namun, Prajogo mengalami penurunan kekayaan secara cukup signifikan. Dari angka 38,9 miliar dollar AS di awal Januari, hartanya terkoreksi menjadi 32,7 miliar dollar AS per 26 Januari 2026.

Ada juga pergeseran di posisi buncit yang melibatkan Hermanto Tanoko dan Lim Hariyanto Wijaya Sarwono.

Hermanto Tanoko yang di awal Januari 2026 masih bertengger di posisi ke-10 dengan kekayaan 5,6 miliar dollar AS kini tergeser dari daftar 10 besar. 

Posisinya digantikan oleh Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, pemilik saham mayoritas Bumitama Agri. 

Lim Hariyanto merangsek naik dengan total kekayaan mencapai 6,4 miliar dollar AS per 26 Januari 2026.

Berikut adalah daftar lengkap 10 orang terkaya di Indonesia per akhir Januari 2026:

1. Prajogo Pangestu

  • Profil: pendiri PT Barito Pacific (perusahaan petrokimia)
  • Kelahiran: Bengkayang, Kalimantan Barat
  • Nilai kekayaan:
    • 38,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 649 triliun per 1 Januari 2026
    • 32,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 547 triliun per 26 Januari 2026.

2. Low Tuck Kwong

  • Profil: pendiri perusahaan tambang batu bara PT Bayan Resources
  • Kelahiran: Singapura
  • Nilai kekayaan:
    • 22,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 370 triliun per 1 Januari 2026
    • 23,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 390 triliun per 26 Januari 2026

3. Robert Budi Hartono

  • Profil: pemilik BCA dan pendiri Djarum
  • Kelahiran: -
  • Nilai kekayaan: 
    • 21,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 358 triliun per 1 Januari 2026
    • 20,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 346 triliun per 26 Januari 2026.

4. Michael Hartono

  • Profil: pemilik BCA dan pendiri Djarum
  • Kelahiran: Kudus, Jawa Tengah
  • Nilai kekayaan: 
    • 20,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 345 triliun per 1 Januari 2026
    • 19,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 333 triliun per 26 Januari 2026.

5. Sri Dato Tahir

  • Profil: pendiri Grup Mayapada yang bergerak di bidang kesehatan, real estate, dan perbankan
  • Kelahiran: Surabaya, Jawa Timur
  • Nilai kekayaan: 
    • 10,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 180 triliun per 1 Januari 2026
    • 10,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 180 triliun per 26 Januari 2026.

6. Otto Toto Sugiri

  • Profil: CEO sekaligus pendiri PT DCI Indonesia Tbk (pusat data Tier IV)
  • Kelahiran: Bandung, Jawa Barat
  • Nilai kekayaan:
    • 8,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 145 triliun per 1 Januari 2026
    • 9,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 159 triliun per 26 Januari 2026.

7. Sri Prakash Lohia

  • Profil: pendiri perusahaan tekstil dan petrokimia PT Indo-Rama Synthetics dan PT Indorama Corporation
  • Kelahiran: Kolkata, India
  • Nilai kekayaan:
    • 8,0 miliar dollar AS atau sekitar Rp 133 triliun per 1 Januari 2026
    • 8,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 140 triliun per 26 Januari 2026.

8. Haryanto Tjiptodiharjo

  • Profil: Direktur Utama PT Impack Pratama Industri Tbk
  • Kelahiran: Jember, Jawa Timur
  • Nilai kekayaan:
    • 8,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 148 triliun per 1 Januari 2026
    • 8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 133 triliun per 26 Januari 2026.

9. Marina Budiman

  • Profil: salah satu pendiri dan Presiden Komisaris perusahaan pusat data DCI Indonesia
  • Kelahiran: -
  • Nilai kekayaan:
    • 6,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 103 triliun per 1 Januari 2026
    • 6,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 113 triliun per 26 Januari 2026.

10. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

  • Profil: pemilik saham mayoritas di Bumitama Agri, produsen minyak kelapa sawit yang terdaftar di bursa Singapura
  • Kelahiran: -
  • Nilai kekayaan: 
    • 6,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 107 triliun per 26 Januari 2026.

Sebagai informasi, peringkat miliarder dunia versi Forbes ini akan terus diperbarui setiap hari mengikuti harga penutupan pasar saham di masing-masing negara.

Simak terus pembaruan daftar orang terkaya dan analisis ekonomi lainnya hanya di Kompas.com.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang