Mulai 2026, Penerima Bansos Berkesempatan Bergabung Koperasi Desa Merah Putih
Pemerintah menyiapkan pendekatan baru dalam penyaluran bantuan sosial mulai 2026 dengan membuka peluang bagi penerima bansos untuk bergabung dalam Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Melalui skema ini, penerima bantuan tidak hanya menerima dukungan sosial, tetapi juga dapat terlibat dalam kegiatan usaha koperasi.
Kebijakan tersebut diharapkan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat secara bertahap.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan.
Kebijakan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Sosial dan Kementerian Koperasi di Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono.
Dilansir dari Kompas.tv, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pengentasan kemiskinan serta Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.
“Lewat kerja sama ini kami ingin mendorong seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) bansos agar bisa menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih," kata Gus Ipul dalam keterangan resminya.
"Jadi tidak hanya menerima bantuan, tapi juga terlibat dalam kegiatan usaha,” tambahnya.
Peluang Penerima Bansos Terlibat dalam Kegiatan Koperasi
Gus Ipul menjelaskan, para KPM akan difasilitasi untuk memasarkan produk melalui koperasi serta memenuhi kebutuhan pokok di KDMP.
Dengan skema tersebut, penerima bansos berkesempatan berperan tidak hanya sebagai konsumen.
“Selain sebagai konsumen, mereka juga ikut memiliki toko-toko KDMP dan berhak mendapatkan sisa hasil usaha (SHU) di akhir tahun,” jelasnya.
Menurutnya, keterlibatan dalam koperasi diharapkan dapat memberi nilai tambah dan membuka peluang peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Tahap Uji Coba dan Target Operasional
Pada tahap awal, program Koperasi Desa Merah Putih akan diuji coba di sejumlah titik setelah sarana dan prasarana koperasi dinyatakan siap.
Pemerintah menargetkan sekitar 27.000 titik KDMP mulai beroperasi pada Maret hingga April 2026.
Dukungan untuk Peningkatan Pendapatan Penerima Bansos
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menilai, keterlibatan penerima bansos dalam koperasi dapat membuka peluang baru untuk menambah pendapatan keluarga.
“Mereka yang sebelumnya menjadi penerima manfaat, kini bisa terlibat langsung dalam kegiatan usaha dan mendapatkan bagian dari pendapatan koperasi,” ujar Ferry.
Saat ini, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih telah berjalan di 27.191 titik dan ditargetkan mencapai 80.000 titik hingga Desember 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang