Layvin Kurzawa Gabung Persib, PSG: Baheula di Paris, Ayeuna di Paris Van Java
Kepindahan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung tak hanya menjadi kabar besar di sepak bola nasional, tetapi juga menyedot perhatian publik Eropa. Reaksi Paris Saint-Germain (PSG), klub yang pernah menjadi rumah Kurzawa selama periode penting kariernya, menjadi sinyal bahwa transfer ini bukan perpindahan biasa.
PSG menandai perpisahan tersebut lewat unggahan khusus di media sosial resmi mereka. Sebuah video kilas balik ditampilkan, merangkum perjalanan Kurzawa selama berseragam Les Parisiens—mulai dari momen di lapangan, selebrasi gol, hingga ekspresi emosionalnya di Parc des Princes. Namun, yang paling mencuri perhatian adalah pesan yang menyertainya.
Dalam unggahan tersebut, PSG menyematkan takarir berbahasa Sunda sebagai bentuk penghormatan atas langkah baru Kurzawa di Indonesia. Pesan itu menjadi jembatan simbolik antara masa lalunya di Prancis dan tujuan barunya di Bandung.
Bek PSG, Layvin Kurzawa (nomor 20) saat merayakan golnya ke gawang Angers
“Baheula (dulu) di Paris, ayeuna (sekarang) di Paris Van Java,” tulis PSG dikutip VIVA Senin 26 Januari 2026.
“Wilujeng Sumping di Bandung Aa Kurzawa,” lanjut mantan klub Lionel Messi itu.
Respons ini mempertegas posisi Kurzawa sebagai sosok yang memiliki jejak kuat di panggung elite Eropa. Ia merupakan bagian dari generasi PSG yang mendominasi kompetisi domestik Prancis, sebelum akhirnya memilih menutup bab tersebut dan membuka lembaran baru di Asia bersama Persib Bandung.
Kurzawa sendiri menegaskan bahwa keputusannya bergabung dengan klub berjuluk Maung Bandung diambil sepenuhnya atas kehendaknya pribadi. Bek kiri berusia 33 tahun itu menilai Persib sebagai pilihan terbaik untuk fase kariernya saat ini.
“Ini murni keputusan saya. Persib adalah pilihan terbaik untuk saya dan karier saya,” ujar Kurzawa, dikutip dari laman resmi klub.
Ia juga mengaku antusias menyambut petualangan baru di Indonesia. Meski baru pertama kali bermain di Liga Indonesia, negara ini bukan tempat yang sepenuhnya asing baginya. Kurzawa pernah menghabiskan waktu berlibur di Indonesia bersama keluarganya pada 2018, pengalaman yang meninggalkan kesan positif.
“Ini petualangan baru dan saya sangat bersemangat untuk datang dan bermain di sini,” katanya.
Sejumlah faktor turut memperkuat keyakinan Kurzawa. Status Persib sebagai juara bertahan Super League, reputasi klub di level Asia, serta dukungan fanatik Bobotoh menjadi dorongan utama baginya untuk segera berkontribusi.
“Saya ingin membantu tim, memberikan kualitas saya, dan menunjukkan siapa saya sebenarnya,” tambahnya.
Kehadiran Kurzawa diproyeksikan menambah kedalaman dan kualitas skuad Persib, baik untuk persaingan domestik maupun di AFC Champions League Two. Pengalamannya membela klub-klub papan atas Prancis seperti AS Monaco dan PSG menjadi modal penting bagi tim asuhan Bojan Hodak.
Saat ini, Persib Bandung masih berada di puncak klasemen sementara Super League dengan raihan 41 poin, unggul satu angka dari Borneo FC di posisi kedua. Masuknya pemain dengan latar belakang Eropa seperti Kurzawa memberi dimensi baru, sekaligus menegaskan ambisi Persib menjaga konsistensi di level tertinggi.