Kisah Pearly/Thinaah Juara Indonesia Masters 2026 "Tanpa Keringat"
Ganda putri andalan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, bak mendapat durian runtuh di final Indonesia Masters 2026. Mereka meraih juara tanpa harus bertanding, Minggu (25/1/2026).
Penyebabnya tak lain karena lawannya, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi asal Jepang, memutuskan untuk mundur. Miyu dikabarkan terkena flu, sehingga tidak sanggup bertanding dalam laga final yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.
Kepastian ini didapat Pearly/Thinaah saat mempersiapkan diri jelang laga final. Mereka diliputi perasaan campur aduk lantaran sejak awal mereka ingin bertanding melawan Arisa/Miyu dan berjuang memperebutkan gelar di lapangan.
“Rasanya campur aduk, bukan kemenangan seperti ini yang kami inginkan. Semoga kami bisa bertemu mereka lagi ke depannya,” kata Pearly Tan dalam sesi konferensi pers di Istora Senayan.
“Tadi Arisa datang ke saya dan bilang kalau partnernya tidak enak badan. Jadi mereka tidak bisa bermain di pertandingan hari ini,” tambah Thinaah.
“Ketika mendengar berita kalau lawan mundur, kami juga enggak senang. Kami sebetulnya ingin tanding melawan mereka, Arisa/Miyu adalah ganda putri yang bagus. Sungguh disayangkan,” ujar Thinaah.
Langsung Pulang ke Malaysia
Usai dipastikan juara, penerbangan Pearly/Thinaah kembali ke Malaysia ternyata dijadwalkan malam ini juga. Sehingga, mereka harus segera bersiap pulang selepas seremoni penyerahan hadiah.
“Kami berencana untuk kembali ke Malaysia malam ini, karena memang flight kami nanti malam, jadi setelah ini kami mau istirahat yang cukup, makan yang sehat dan bersiap-siap pulang,” jelas Thinaah.
Gelar ini bisa dibilang penuntasan rasa penasaran Pearly/Thinaah yang tahun lalu dikalahkan Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong (Korea Selatan) di final Indonesia Masters 2025.
Miyu Takahashi Sempat Ingin Bertanding
Secara terpisah, pelatih Arisa Igarashi/Miyu Takahashi, Yuki Kaneko, menjelaskan duduk perkara kemunduran anak asuhnya dari final Indonesia Masters 2026.
Kondisi Miyu Takahashi memburuk akibat terserang flu semalam. Dia sempat ingin melanjutkan bertanding di final dan melakukan pemanasan, tapi akhirnya merasa tak sanggup dan mundur.
"Miyu demam dari semalam. Awalnya mencoba untuk tetap bertanding dan sempat melakukan pemanasan, tapi akhirnya tidak sanggup dan memilih mundur. Dari kemarin sudah tidak enak badan," tutur Yuki Kaneko di area mixed zone.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang