Chen Yu Fei Juara Indonesia Masters 2026, Pertegas Dominasi China di Tunggal Putri
Tunggal putri China, Chen Yufei Fei, sukses meraih gelar juara Indonesia Masters 2026, Minggu (25/1/2026).
Dia mengalahkan wakil Thailand, Pitchamon Opathniputh, dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-13.
Bertanding di Istora Senayan, Chen Yu Fei sempat mendapatkan perlawanan sengit sebelum menutup game pertama dengan skor ketat.
Semakin percaya diri, performa Chen Yu Fei meningkat di game kedua. Dia mengontrol pertandingan dan tidak lagi membiarkan lawannya menekan.
“Game pertama memang sangat berat ya, walau saya unggul, namun banyak sekali kesalahan-kesalahan yang saya buat."
"Untungnya saya bisa mengejar dan memenangi pertandingan,” kata Chen Yu Fei yang kini menduduki peringkat keempat dunia usai laga final Indonesia Masters 2026 yang turut dihadiri KOMPAS.com.
Bagi Chen Yu Fei, inilah gelar Indonesia Masters keduanya setelah edisi 2022. Dia sekaligus mempertegas dominasi China di sektor Tunggal putri turnamen BWF World Tour level super 500 itu selama 16 tahun terakhir.
Adapun pebulutangkis tunggal putri China lain yang pernah menjuarai Indonesia Masters yaitu Chen Xiao Jia (2011), Han Li (2012), Suo Di (2013), He Bing Jiao (2015), dan Wang Zhi Yi (2024).
Secara individual, Chen Yu Fei menyamai rekor dua gelar Indonesia Masters milik An Se-young asal Korea Selatan (2021, 2023), sedangkan juara terbanyak masih dipegang Ratchanok Intanon (Thailand; 2010, 2020, 2025).
Pebulu tangkis tunggal putri China, Chen Yu Fei, merayakan kemenangan saat melawan wakil Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, dalam rangkaian perempat final Piala Sudirman atau Sudirman Cup 2023 di Suzhou Olympic Sports Centre, China, pada Jumat (19/5/2023).
Terkesan Atmosfer Istora Senayan
Secara khusus, Chen Yu Fei menyoroti atmosfer magis Istora Senayan yang membuatnya ikut bersemangat meski bukan berada di negaranya sendiri.
"Dari hari pertama selalu bergemuruh. Saya sangat senang bisa juara lagi di Istora Senayan. Tempat ini selalu istimewa," ujar Chen Yu Fei usai pertandingan.
Terpacu Pemain Muda
Chen Yu Fei juga mengaku senang melihat persaingan di sektor tunggal putri lantaran terdapat banyak pemain-pemain muda yang bermunculan, termasuk Pitchamon Opathniputh lawannya di final Indonesia Masters 2026.
"Kemunculan pemain-pemain baru tentu sangat bagus. Persaingan semakin ketat, sehingga turut mendorong kami yang lebih senior untuk terus berlatih meningkatkan kemampuan," katanya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang