Reaksi Herry IP Setelah Ganda Malaysia Berguguran di Indonesia Masters 2026
Pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi, memberikan penjelasan setelah pasangan asuhannya tersingkir di Indonesia Masters 2026.
Herry IP mengakui hasil yang diraih pada awal musim ini belum sesuai harapan. Sejumlah pasangan Malaysia gagal melangkah jauh, termasuk Man Wei Chong/Kai Wun Tee yang berstatus unggulan ketiga.
"Ya, dibandingkan dengan awal tahun lalu, hasilnya tidak bagus," kata Herry IP.
Ia menilai performa anak asuhnya masih perlu perbaikan, terutama dalam situasi krusial pertandingan.
Kekalahan Man/Tee dari pasangan tuan rumah, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, terjadi di perempat final Indonesia Masters 2026.
Duel tersebut berakhir dua gim langsung dengan skor 20-22 dan 19-21. Hasil itu memperpanjang catatan Man/Tee yang kembali terhenti di babak perempat final dalam tiga turnamen beruntun.
Catatan Teknis di Lapangan
Herry IP menyebut strategi permainan sebenarnya sudah berjalan sesuai rencana. Namun, kesalahan muncul pada poin-poin akhir yang menentukan hasil pertandingan.
"Strategi permainannya sudah benar, hanya di poin-poin terakhir ada kesalahan," ucap Herry.
"Set pertama seharusnya bisa dimenangkan, tetapi mereka terlalu banyak bertahan dan dua kali 'dicuri servisnya' saat tidak siap," lanjut pelatih yang dikenal dengan julukan Si Naga Api tersebut.
Aksi ganda Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam laga final Thailand Open 2025 yang digelar di Nimibutr Stadium, Minggu (18/5/2025).
Selain Man/Tee, pasangan peringkat dua dunia Aaron Chia/Soh Wooi Yik juga tersingkir lebih awal.
Mereka terhenti di babak 32 besar usai kalah dari Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard asal Denmark. Herry menilai faktor fokus dan inisiatif bermain menjadi perhatian utama.
"Fokus di lapangan menurun, banyak kesalahan sendiri dan kurang inisiatif untuk menyerang, lebih banyak bertahan," ujar Herry.
Fokus Perbaikan Menuju Turnamen Eropa
Setelah Indonesia Masters 2026, Herry IP berencana meningkatkan aspek fisik para pemain ganda putra Malaysia.
Program ini juga menyasar Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang sempat mendekati gelar pada Malaysia Open 2026 sebelum kalah dari Kim Won-ho/Seo Seung-jae.
"Jadi kami akan meningkatkan aspek fisik karena masih ada lebih dari sebulan sebelum kejuaraan Eropa," pungkas Herry.
Pasangan ganda putra Malaysia dijadwalkan tampil di dua turnamen Eropa. Mereka akan mengikuti German Open pada 24 Februari hingga 1 Maret, kemudian melanjutkan ke All England Open pada 3-8 Maret 2026.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang