Ada Anthony Ginting di Balik Langkah Alwi Farhan Tembus Final Indonesia Masters 2026

Istora Senayan, Alwi Farhan, Indonesia Masters 2026, Anthony Ginting, Ada Anthony Ginting di Balik Langkah Alwi Farhan Tembus Final Indonesia Masters 2026

 Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, menjadi wakil tuan rumah pertama yang memastikan tempat di final Indonesia Masters 2026. Dia mengalahkan Chi Yu Jen asal Taiwan dua game langsung (21-11, 21-12).

Bertanding di hadapan publik Istora Senayan, Sabtu (24/1/2026), Alwi Farhan tampak lebih nyaman mengontrol jalannya laga semifinal Indonesia Masters 2026 tersebut.

Dia relatif minim kesalahan dan meraih kemenangan hanya dalam waktu 35 menit. 

Padahal, pebulutangkis berusia 20 tahun itu mengaku belum terlalu fit. Dia merasa banyak terbantu atmosfer Istora Senayan yang diyakini membuat lawannya hilang fokus dan banyak kehilangan poin. 

"Sekali lagi saya merasakan energi positif dari penonton yang di sisi lain memberikan tekanan kepada Chi Yu Jen. Sejujurnya kondisi saya belum kembali 100 persen," kata Alwi Farhan selepas pertandingan. 

Momen Ginting yang Memotivasi Alwi

Melesat ke final, Alwi langsung teringat salah satu momen yang memotivasi dirinya untuk mengejar prestasi tinggi di bulu tangkis.

Dia menyaksikan Anthony Ginting menjuarai Indonesia Masters 2018.

"Tahun 2018 saya masih berstatus penonton dan menyaksikan langsung Anthony Ginting juara di Istora. Momen itu turut memotivasi saya," ujar jebolan PB Exist tersebut. 

Di final Indonesia Masters 2026, Alwi akan berjumpa wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, yang sebelumnya memulangkan unggulan keenam asal Singapura, Loh Kean Yew. 

Istora Senayan, Alwi Farhan, Indonesia Masters 2026, Anthony Ginting, Ada Anthony Ginting di Balik Langkah Alwi Farhan Tembus Final Indonesia Masters 2026

Aksi Alwi Farhan pada laga kontra pebulu tangkis asal China Zheng Xing Wang di perempat final Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Kamis (22/1/2026).

Partai puncak tunggal putra ini nantinya bertajuk duel Gen Z mengingat kedua pemain sama-sama kelahiran 2000-an.

Alwi berusia 20 tahun (kelahiran 2005), sedangkan Teeraratsakul lebih tua setahun (2004). 

"Kami para Gen Z memang ingin secepatnya naik level. Slogan saya adalah Genz siap unjuk gigi. Alhamdulillah diberi kesempatan. Semoga besok saya bisa juara," jelas Alwi. 

Top 15 Dunia

Keberhasilan Alwi Farhan menjejak final Indonesia Masters 2026 berimbas kepada perolehan poin dalam klasemen ranking dunia BWF.

Kemungkinan dia bakal masuk top 15 ranking tunggal putra dunia. 

Saat ini, Alwi menduduki rangking 18 dengan selisih poin tipis dengan tiga pebulutangkis di atasnya, yakni Toma Junior Popov (Perancis; 17), Lu Guang Zu (China; 16), dan Victor Lai (Kanada; 15).

"Target terdekat memang mencapai Top 15 dunia. Pengalaman bertemu pemain-pemain elite membuat saya semakin berkembang lebih baik lagi," tandasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang