Semangat Pusarla Sindhu di Indonesia Masters 2026, Ambisi ke Olimpiade 2028
Indonesia Masters 2026 ternyata masih menjadi panggung bagi sejumlah pebulu tangkis senior, salah satunya tunggal putri India, Pusarla V Sindhu.
Di usianya yang sudah menginjak 30 tahun, dia masih bersemangat untuk berkompetisi dan mengejar tiket menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Sindhu menjadi salah satu pebulu tangkis senior yang hadir di Indonesia Masters 2026 yang bergulir di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 20-25 Januari 2026.
Tak hanya sekadar berpartisipasi, pebulu tangkis asal India itu masih menjadi unggulan di turnamen berlevel Super 500 ini, tepatnya unggulan kelima.
Dia pun menunjukkan ketangguhannya di atas lapangan dengan menaklukkan wakil Jepang, Manami Suizu, dan memastikan langkah ke babak kedua usai menang 22-20 dan 21-18 pada pertandingan yang berlangsung Rabu (21/1/2026).
Membangun Kepercayaan Diri
Bagi Sindhu, kemenangan ini sangat penting untuk membangun kepercayaan dirinya dalam berkompetisi di turnamen ini.
"Ya, saya pikir ini adalah pertandingan yang bagus. Bagi saya, gim pertama sangatlah penting. Dan saya pikir memenangkan gim pertama berarti sangat banyak bagi saya karena setelahnya saya mendapatkan kepercayaan diri di gim kedua hingga akhirnya saya unggul," kata Sindhu kepada awak media usai pertandingan.
"Saya sangat senang karena agak sulit di lapangan. Dan ini adalah laga pertama di mana kita belum mengetahui kondisi lapangan sepenuhnya," ungkap dia.
Kemenangan ini berarti dia masih akan lebih lama berkompetisi di Jakarta. Namun, hasil ini juga menegaskan bahwa dia masih sanggup untuk bersaing dan mengejar mimpinya menuju Olimpiade LA 2028.
Membangun Koneksi
Sindhu menyatakan bulu tangkis bukan hanya sekadar kompetisi baginya. Namun, dari sinilah dia mendapatkan banyak teman dan koneksi di berbagai negara.
Dia juga merasa masih sanggup untuk berkompetisi meski sebagian besar para pemain di masanya seperti Tai Tzu Ying, Carolina Marin, dan Saina Nehwal sudah mengurangi jadwal kompetisi bahkan memilih untuk pensiun.
"Ya memang sudah cukup lama saya menggeluti olahraga ini. Tapi, Anda tahu, di sini saya mendapatkan banyak teman dan di era kami, contohnya seperti Carolina yang sering dibekap cedera dan Tai Tzu Ying sudah pensiun," kata Sindhu.
"Tapi, bagi saya, sepertinya masih bisa berkompetisi di olahraga ini dan saya masih akan bermain dalam beberapa tahun ke depan," tambahnya.
Ambisi ke Olimpiade 2028
Sindhu juga mengungkapkan bahwa dia masih memiliki ambisi untuk tampil di Olimpiade LA 2028. Maka dari itu, dia harus cermat dalam menjaga kebugarannya lantaran dia sudah tak lagi berusia 20-an.
"Setiap turnamen menjadi penting. Anda harus bisa menjaga tubuh Anda karena Anda sudah tidak berusia 20-an lagi," ucap Sindhu.
"Untuk itu, Anda harus cakap dalam memilih turnamen mana yang akan Anda ikuti karena Anda harus menjaga tubuh Anda agar terhindar dari cedera," tegasnya.
Pada babak kedua Indonesia Masters 2026, Sindhu akan berhadapan dengan wakil Denmark, Line Hojmark Kjaersfeldt.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang