Gerai Kopi Legendaris Pertama di Indonesia Hadir dengan Wajah Baru

Gerai kopi legendaris pertama di Indonesia/Starbucks Reserve Plaza Indonesia
Gerai kopi legendaris pertama di Indonesia/Starbucks Reserve Plaza Indonesia

 Di tengah menjamurnya kedai kopi modern, satu nama tetap berdiri sebagai saksi sejarah perkembangan budaya ngopi di Indonesia. Memasuki awal 2026, gerai kopi legendaris pertama di Tanah Air kini kembali menyapa publik dengan tampilan baru yang lebih segar, tanpa meninggalkan identitas ikonik yang telah melekat selama lebih dari dua dekade.

Awal tahun 2026 menjadi momen penting bagi perjalanan industri kopi di Indonesia. Starbucks Reserve Plaza Indonesia, gerai Starbucks pertama yang pernah dibuka di Tanah Air, resmi dibuka kembali dengan konsep dan lokasi baru di dalam area Plaza Indonesia. Meski berpindah tempat, nilai historis dan peran penting gerai ini dalam memperkenalkan budaya kopi modern tetap dijaga.

Perpindahan lokasi dilakukan seiring dengan penataan ulang tenant di pusat perbelanjaan tersebut. Namun, perubahan ini justru menjadi kesempatan untuk menghadirkan ruang yang lebih luas, lebih terbuka, dan lebih komunal. Konsep ini sejalan dengan semangat awal sebagai “third place”, yakni ruang di antara rumah dan tempat kerja untuk bertemu, berbincang, dan berbagi cerita.

Jejak Awal di Indonesia

Tak banyak yang tahu bahwa perjalanan Starbucks di Indonesia dimulai dari satu titik penting, Plaza Indonesia. Gerai ini pertama kali dibuka pada 17 Mei 2002 dan menjadi pintu masuk dalam memperkenalkan kopi Arabika berkualitas tinggi kepada masyarakat Indonesia. Dari sinilah barista generasi pertama kopi legendaris dan ikonik di Indonesia ini dilahirkan, sekaligus memperkenalkan standar baru dalam pengalaman menikmati kopi.

Kini, meski tampil dengan wajah baru, tapi tetap setia pada akar sejarahnya. Gerai ini masih menyajikan kopi Arabika premium, termasuk berbagai biji kopi unggulan asal Indonesia yang diracik dengan keahlian para barista.

“Kami merasa terhormat dapat terus terhubung dengan komunitas dan budaya kopi di Jakarta, serta menghadirkan kembali gerai pertama kami dengan ruang yang lebih luas dan suasana yang nyaman untuk bertemu,” ujar Anthony Mc Evoy, Direktur PT Sari Coffee Indonesia, pemegang lisensi merek Starbucks di Indonesia, dalam Reopening Starbucks Reserve Plaza Indonesia pada Kamis, 15 Januari 2026.

Sentuhan Sumatra dalam Desain Modern

Berlokasi di area basement Plaza Indonesia, gerai ini memiliki luas sekitar 311 meter persegi. Desain interiornya terinspirasi dari kedekatan merek kopi ini dengan Sumatera, wilayah yang dikenal memiliki karakter kopi yang kuat, earthy, dan berani.

Nuansa hangat terasa melalui dominasi material kayu dan palet warna alami seperti kuning lembut, oranye hangat, coklat tanah, merah vulkanik, hingga hijau zaitun gelap. Aksen emas menjadi simbol kesuburan tanah vulkanik Indonesia, sementara motif buah kopi, pegunungan, dan pola abstrak khas Sumatera memperkaya cerita visual di setiap sudut ruang.

Meski mengusung konsep premium, suasana gerai tetap terasa ramah dan inklusif. Tempat ini dirancang agar nyaman untuk berbagai aktivitas, mulai dari menikmati kopi dengan tenang, bekerja, hingga berkumpul bersama teman.

Menegaskan Komitmen pada Kopi Lokal

Lebih dari sekadar pembaruan tampilan, kehadiran kembali gerai bersejarah ini juga menegaskan komitmennya terhadap kopi Indonesia dan para petani lokal.

“Pembaruan gerai ini meneguhkan kembali komitmen jangka panjang Starbucks terhadap kopi Indonesia, petani kami, dan masyarakat yang kami layani,” ungkapnya..

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Plaza Indonesia atas kemitraan jangka panjang yang telah terjalin sejak awal kehadiran gerai kopi ini di Indonesia.

Dengan kapasitas 101 tempat duduk dan jam operasional setiap hari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB, Starbucks Reserve Plaza Indonesia siap kembali menjadi ruang bertemu favorit di tahun 2026. Gerai ini bukan hanya tempat minum kopi, tetapi juga ruang yang menyatukan sejarah, budaya, dan komunitas, seperti saat pertama kali menjejakkan kaki di Indonesia lebih dari dua dekade lalu.