Apa Itu Bea Sculpt? Perawatan Kecantikan Kesukaan Kim Kardashian Ada di Indonesia

Kim Kardashian
Kim Kardashian

Tren perawatan kecantikan non-invasif terus berkembang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap metode pembentukan tubuh yang aman dan minim risiko. 

Salah satu perawatan yang tengah menjadi sorotan adalah Bea Sculpt, sebuah perawatan unggulan yang menggunakan teknologi canggih Coolwaves™ dari ONDA PRO. Teknologi ini diklaim mampu memberikan hasil signifikan dalam mengurangi lemak membandel sekaligus mengencangkan kulit tanpa prosedur bedah.

Bea Sculpt dikenal luas sebagai solusi pembentukan tubuh favorit selebritas dunia, termasuk Kim Kardashian. Perawatan ini bekerja dengan menargetkan lapisan lemak terdalam serta merangsang pengencangan jaringan kulit secara simultan. dr. Elizabeth Lisa dari Beauty Sister Clinic menjelaskan bahwa teknologi Onda Pro mampu menjangkau kedalaman lemak hingga 1,2 cm, sebuah capaian yang sulit diraih oleh metode suntikan meso konvensional. 

Dengan pendekatan teknologi berbasis gelombang mikro khusus, proses penghancuran lemak berlangsung lebih terarah dan efisien.

Perawatan Bea Sculpt dinilai sangat ideal bagi individu dengan berat badan ideal namun masih memiliki penumpukan lemak di area tertentu meskipun rutin berolahraga dan menjaga pola makan. 

Selain itu, perawatan ini juga diminati oleh ibu pasca melahirkan yang ingin mengencangkan otot perut serta mengurangi lemak yang tersisa. Tidak hanya untuk tubuh, Bea Sculpt juga banyak digunakan untuk mempertegas kontur wajah dan memberikan efek “snatch and tight”.

Keunggulan lain dari Bea Sculpt terletak pada kenyamanan prosedurnya. Berbeda dengan tindakan bedah, perawatan ini hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit dengan sensasi hangat suam-suam kuku yang relatif nyaman. 

Pasien juga tidak memerlukan masa pemulihan karena tidak menimbulkan memar maupun pembengkakan, sehingga dapat langsung kembali beraktivitas, bahkan berolahraga pada hari yang sama.

Area pengerjaan Bea Sculpt tergolong fleksibel, mulai dari wajah dan leher seperti area double chin, hingga tubuh meliputi perut, paha, lengan, love handle, bra fat, serta armpit fat. 

Hasil awal sekitar 20% sudah dapat terlihat setelah sesi pertama, kemudian meningkat hingga 50% pada minggu kedua, dan mencapai hasil optimal dalam waktu satu bulan.

"Banyak pasien yang datang ke klinik, udah diet tapi kenapa lemaknya nggak hilang? Double chin, tangan bleber, paha gede, perut ngantong terus. Oleh seba itu dengan adanya teknologi terbaru ini, panasnya bisa langsung masuk ke lemak. Coolwaves dari Onda Pro ini memberikan sensasi panas tapi diselimuti rasa dingin, jadi benar-benar enak," jelas dr. Elizabeth, dalam acara Grand Launching Bea Sculpt di Tangerang, Sabtu 17 Januari 2026.

dr. Elizabeth Lisa dari Beauty Sister Clinic

dr. Elizabeth Lisa dari Beauty Sister Clinic

Meski menawarkan hasil instan, dr. Elizabeth Lisa tetap menekankan pentingnya konsultasi awal sebelum tindakan. Ia juga mengingatkan agar pasien menjaga pola makan seimbang serta menerapkan gaya hidup aktif guna mempertahankan hasil perawatan dalam jangka panjang. 

Dengan kombinasi teknologi modern dan gaya hidup sehat, Bea Sculpt dinilai menjadi solusi baru bagi masyarakat yang ingin tampil lebih percaya diri tanpa harus menjalani prosedur invasif.