Atlet MMA Putri Raih Emas di 3rd AMMA Championship 2026, Indonesia Bawa Pulang 4 Medali

PB Pertacami, Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Asian Games 2026, Atlet MMA Putri Raih Emas di 3rd AMMA Championship 2026, Indonesia Bawa Pulang 4 Medali

Atlet Mixed Martial Arts (MMA) putri Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan.

Kali ini, hasil positif dirasakan oleh Delvi Nurfadillah yang sukses meraih medali emas di ajang 3rd AMMA Championship 2026 yang berlangsung di Luzhou, China, dari nomor traditional MMA 49 kg putri.

Tak hanya sekadar membawa pulang medali emas, Delvi juga turut menerima penghargaan "Most Outstanding Athlete Award" dari AMMA berkat performa yang dominan, teknik matang, dan konsistensi sepanjang kejuaraan.

Penghargaan ini menjadi bukti kualitas atlet MMA Indonesia tak hanya mampu bersaing, tapi juga tampil menonjol di level internasional.

"Momen paling menentukan terjadi di partai final ketika saya terkena takedown. Di situ saya memutuskan untuk tetap tenang dan percaya pada latihan," kata Delvi dalam keterangan resmi PB Pertacami, Jumat (16/1/2026).

"Saya langsung mengambil peluang untuk mengunci omoplata. Saat lawan bertahan dan tidak melakukan tap, saya lanjutkan transisi ke bow and arrow choke hingga pertandingan dihentikan."

"Bagi saya, kunci kemenangan ada pada ketenangan, refleks dari hasil latihan, dan kemampuan mengambil keputusan cepat di momen kritis," jelasnya.

Selain satu medali emas, tim Indonesia juga mendapatkan tiga medali perunggu yang dipersembahkan Vallensia Fahira Hotmauli (modern MMA 54 kg putri), Maydelse Sitepu (modern MMA 60 kg putri), dan Dwi Ani Retno Wulan (traditional MMA 54 kg putri).

Total, tim Indonesia membawa pulang empat medali dari kejuaraan ini.

Dipandang Kekuatan Baru

Pencapaian positif ini juga membuat Indonesia dipandang sebagai salah satu kekuatan baru MMA di kawasan Asia.

Pasalnya, AMMA Championship 2026 merupakan salah satu ajang kualifikasi resmi untuk Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

PB Pertacami pun menargetkan sebanyak mungkin atlet lolos kualifikasi dan mampu tampil di Asian Games 2026 serta kejuaraan-kejuaraan besar Asia lainnya.

“Prestasi di Luzhou menunjukkan bahwa atlet-atlet Indonesia tidak hanya datang untuk berpartisipasi tetapi benar-benar bersaing sebagai penantang serius di level Asia," kata Ketua Umum PB Pertacami sekaligus Presiden GAMMA, Tommy Paulus Hermawan.

"Empat medali yang diraih ditambah penghargaan Most Outstanding Athlete untuk Delvi, menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan yang kami jalankan berada di jalur yang tepat."

"Ini juga menjadi momentum untuk menjaga konsistensi performa, meningkatkan kesiapan teknis, dan memperkuat mental bertanding para atlet menjelang rangkaian event besar lainnya," ungkapnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang