Dubes Rusia Klaim Greenland dan Denmark Bentuk Dront PErsatuan untuk Hadapi Ancaman AS

Rusia, Greenland, Denmark, Amerika Serikat, Dubes Rusia Klaim Greenland dan Denmark Bentuk Dront PErsatuan untuk Hadapi Ancaman AS

Duta Besar Rusia untuk Denmark menyebut Denmark dan Greenland membentuk front persatuan menghadapi tekanan Amerika Serikat terkait Greenland.

Pernyataan ini disampaikan menyusul pertemuan diplomatik tingkat tinggi di Washington yang membahas kepentingan AS di kawasan Arktik.

Rusia menilai kedua pihak kini menyuarakan sikap yang sama dalam mempertahankan keutuhan wilayah.

Greenland kembali menjadi sorotan karena posisinya yang strategis dan isu keamanan global.

Dilansir Antara dari Anadolu, Duta Besar Rusia untuk Kopenhagen Vladimir Barbin mengatakan bahwa Greenland dan Denmark menunjukkan sikap bersama dalam menolak niat Amerika Serikat.

“Dalam menghadapi ancaman dari Amerika Serikat terkait kemungkinan pengambilalihan pulau ini, tanpa mengecualikan penggunaan kekuatan, kita melihat penyatuan Greenland dan Denmark dalam menentang niat Amerika tersebut,” kata Barbin kepada kantor berita pemerintah Rusia, Tass, dalam wawancara yang disiarkan Jumat (16/1/2026).

Ungkit Pertemuan Tingkat Tinggi di Washington

Barbin juga merujuk pada pertemuan yang digelar pada 14 Januari 2026 di Washington.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen dan Menteri Luar Negeri Greenland Vivian Motzfeldt bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance serta Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Menurut Barbin, perwakilan Denmark dan Greenland berbicara dalam satu suara dalam pertemuan tersebut.

Keduanya menegaskan pembelaan terhadap keutuhan wilayah Kerajaan Denmark serta hak Greenland untuk menentukan nasib sendiri dalam diskusi mengenai kepentingan Amerika Serikat di kawasan Arktik.

Rusia Tegaskan Status Greenland adalah Urusan Internal

Barbin menekankan bahwa keputusan terkait masa depan Greenland sepenuhnya merupakan urusan internal Denmark dan Greenland.

Ia juga mencatat bahwa pemerintah Denmark telah menyampaikan pernyataan resmi kepada Amerika Serikat terkait upaya memengaruhi proses domestik yang menyangkut pulau tersebut.

Greenland merupakan wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark yang selama ini menarik perhatian internasional.

Pulau ini diminati Amerika Serikat karena letaknya yang strategis di Arktik serta kekayaan sumber daya mineralnya.

Presiden AS Donald Trump juga disebut memiliki kekhawatiran atas meningkatnya aktivitas Rusia dan China di sekitar Greenland.

Denmark dan Greenland Tegas Tolak Niat AS

Pemerintah Denmark dan otoritas Greenland telah secara konsisten menolak proposal penjualan wilayah tersebut.

Keduanya kembali menegaskan kedaulatan Denmark atas Greenland serta hak rakyat Greenland untuk menentukan masa depan mereka sendiri.

Sikap bersama Denmark dan Greenland ini dinilai Rusia sebagai sinyal kuat penolakan terhadap klaim atau tekanan eksternal, khususnya dari Amerika Serikat, terkait masa depan pulau strategis di kawasan Arktik tersebut.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang