Deretan Mobil China yang Laris di Indonesia
Peta penjualan mobil China di Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan perbedaan volume yang cukup lebar antar merek. Dari puluhan ribu unit hingga ratusan unit, data penjualan ritel Gaikindo memperlihatkan struktur pasar yang berlapis. Tidak semua merek bermain di level yang sama.
Dilihat VIVA Otomotif dari data tersebut, Kamis 15 Januari 2026, BYD menjadi pemimpin dengan penjualan ritel 44.342 unit sepanjang Januari hingga Desember 2025. Angka ini berada jauh di atas merek China lainnya. Jaraknya terlihat signifikan dibandingkan pesaing terdekat.
Di bawah BYD, Wuling dan Chery membentuk kelompok volume besar berikutnya. Wuling mencatat penjualan ritel 20.607 unit, sementara Chery membukukan 19.485 unit sepanjang 2025. Keduanya menjadi kontributor utama di luar BYD.
Booth Chery di GIIAS 2025
Kelompok menengah diisi Denza dan Aion dengan volume di atas 5.000 unit. Denza mencatat 7.324 unit, sedangkan Aion membukukan 6.940 unit. Keduanya mencatatkan kehadiran yang jelas dalam data tahunan.
Jaecoo dan Geely berada di lapis berikutnya dengan penjualan di kisaran dua ribuan unit. Jaecoo membukukan 2.500 unit, sementara Geely mencatat 2.194 unit sepanjang 2025. Posisi keduanya berada di tengah daftar merek China.
Morris Garage atau MG serta Great Wall Motor (GWM) mencatatkan penjualan di bawah dua ribu unit. MG membukukan 1.856 unit, sedangkan GWM mencatat 1.449 unit sepanjang tahun. Keduanya masih tercatat aktif di pasar nasional.
GWM Tank 300 Diesel
Volume penjualan di bawah seribu unit ditempati beberapa merek lain. DFSK mencatat 849 unit, Xpeng 824 unit, dan Jetour 804 unit sepanjang 2025. Angka ketiganya relatif berdekatan.
BAIC dan Neta berada di lapisan berikutnya dengan volume ratusan unit. BAIC mencatat 677 unit, sedangkan Neta membukukan 406 unit selama 2025. Keduanya masih mencatat aktivitas penjualan terbatas.
Di bagian bawah daftar, Maxus dan Seres mencatat volume paling kecil. Maxus membukukan 192 unit, sementara Seres mencatat 151 unit sepanjang 2025. Meski kecil, keduanya tetap tercatat dalam data ritel tahunan.
Angka penjualan mobil China di Indonesia tahun 2025:
1. BYD – 44.342 unit
2. Wuling – 20.607 unit
3. Chery – 19.485 unit
4. Denza – 7.324 unit
5. Aion – 6.940 unit
6. Jaecoo – 2.500 unit
7. Geely – 2.194 unit
8. Morris Garage (MG) – 1.856 unit
9. GWM (Great Wall Motor) – 1.449 unit
10. DFSK – 849 unit
11. Xpeng – 824 unit
12. Jetour – 804 unit
13. BAIC – 677 unit
14. Neta – 406 unit
15. Maxus – 192 unit
16. Seres – 151 unit