Penjualan Neta di Indonesia di 2025, Tiarap Jelang Tutup Tahun

 Berbanding terbalik dari mayoritas merek mobil Cina di Indonesia, Neta justru mengalami penurunan penjualan cukup dalam sepanjang 2025.

Diolah dari data Gabungan Industri Kendaraan Indonesia (Gaikindo) pada Desember 2025 penjualan retail (distribusi dari diler ke konsumen) Neta hanya dua unit.

Angkanya terus turun sejak Juli 2025. Perlu diketahui saat ini mereka menawarkan dua model yakni Neta V-II dan Neta X.

Keduanya telah dirakit lokal, memanfaatkan fasilitas produksi milik PT Handal Indonesia Motor (HIM).

Neta

Tampaknya Neta perlu melakukan perubahan strategi menghadapi persaingan yang semakin ketat. Apalagi tahun ini masih ada sejumlah merek Tiongkok berencana masuk Indonesia.

“Betul dari sisi retail, kita mengalami penurunan penjualan,” kata Irvan Mustafa, Head of Marketing PT Neta Auto Indonesia kepada KatadataOTO, Selasa (13/01).

Meskipun begitu, dia menegaskan bisnis Neta berjalan menggunakan portofolio produk yang sama di 2026.

Sampai saat ini, Neta belum berencana untuk meluncurkan lini kendaraan baru buat konsumen Tanah Air.

“Neta sendiri masih akan tetap dengan product line-up yang sama dengan di 2025,” tegas Irvan.

Sekadar informasi, Neta sebelumnya merupakan salah satu start up mobil listrik yang berasal dari Tiongkok. Namun belakangan merek ini mengalami berbagai tantangan dan isu kebangkrutan. 

Menjelang pertengahan 2025, diler pertama Neta di Indonesia tutup permanen dan sempat menjadi perhatian konsumen.

Diler Neta Kelapa Gading sebelumnya resmi dibuka pada 9 November 2023. Outlet itu hanya mampu bertahan selama kurang dari dua tahun.

Neta

Padahal diler Neta Kelapa Gading menawarkan fasilitas yang lengkap berstatus 3S (Sales, Service dan Sparepart).

Haslinya, konsumen wilayah Jakarta Utara harus memanfaatkan alternatif diler Neta lainnya seperti di Pluit Permai, Kecamatan Penjaringan.

Rapor Penjualan Neta di Indonesia Januari-Desember 2025 (Retail)

  • Januari: 53 unit
  • Februari: 55 unit
  • Maret: 47 unit
  • April: 50 unit
  • Mei: 51 unit
  • Juni: 58 unit
  • Juli: 31 unit
  • Agustus: 23 unit
  • September: 17 unit
  • Oktober: 13 unit
  • November: 6 unit
  • Desember: 2 unit

Total: 406 unit

Wholesales Neta Januari-Desember 2025 (Penyaluran dari Pabrik ke Diler)

  • Januari: 90 unit
  • Februari: 53 unit
  • Maret: 55 unit
  • April: 52 unit
  • Mei: 60 unit
  • Juni: 84 unit
  • Juli: 39 unit
  • Agustus: 33 unit
  • September: 21 unit
  • Oktober: 55 unit
  • November: 61 unit
  • Desember: 54 unit

Total: 657 unit