Citigroup PHK 1.000 Karyawan Pekan Ini, Lanjutkan Rencana Restrukturisasi

Logo Citibank
Logo Citibank

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih belum berakhir di tahun 2026. Terbaru, raksasa perbankan Amerika Serikat (AS), Citigroup, melaporkan akan memangkas ribuan karyawan pada pekan ini. 

Perusahaan akan memangkas 1.000 karyawan pada pekan ini. Pengurangan tenaga kerja merupakan kelanjutan dari agenda restrukturisasi besar-besaran yang tengah dijalankan perusahaan.

Citigroup berencana memangkas sekitar 20.000 posisi kerja hingga akhir tahun 2026. Dalam laporan tahunan perusahaan, perusahaan tercatat memiliki sekitar 229.000 karyawan penuh waktu hingga akhir 2024. 

Sebelumnya, Manajemen Perusahaan sudah memberi sinyal bahwa pengurangan jumlah pegawai akan terus berlanjut hingga 2026. Meski belum merinci total angka pemangkasan lanjutan.

Ilustrasi PHK.

“Kami akan terus mengurangi jumlah karyawan pada 2026," ujar Juru Bicara Citigroup dikutip dari Yahoo Finance pada Rabu, 14 Januari 2026.

Ia menambahkan, transformasi yang dilakukan perusahaan mencerminkan penyesuaian agar jumlah pegawai, lokasi, dan keahlian selaras dengan kebutuhan bisnis saat ini. Efisiensi yang diperoleh dari teknologi, serta transformasi ini diharapkan mampu mencapai target yang telah ditetapkan perusahaan.

“Kami berterima kasih atas kontribusi yang telah diberikan para karyawan tersebut kepada Citigroup,” lanjutnya.

Restrukturisasi besar ini dipimpin langsung oleh CEO Citigroup, Jane Fraser, yang menjabat sejak tahun 2021. Pada akhir 2023, Fraser meluncurkan rencana reorganisasi menyeluruh untuk meningkatkan profitabilitas, menyederhanakan proses bisnis, serta memperbaiki tata kelola risiko dan pengawasan data.

Dampak dari transformasi tersebut sudah terlihat melalui sejumlah perubahan internal, termasuk keluarnya sejumlah eksekutif di divisi manajemen kekayaan dan teknologi. Di sisi lain, Citigroup juga melakukan penyegaran di jajaran manajemen puncak dengan menunjuk Gonzalo Luchetti sebagai Chief Financial Officer (CFO), menggantikan Mark Mason.

Sebagai informasi, jaringan perbankan ritel Citigroup di AS tergolong lebih kecil dibandingkan pesaingnya. Citi hanya mengoperasikan sekitar 650 kantor cabang yang terkonsentrasi di enam kota besar.

Pada tahun lalu, Citigroup juga memangkas sekitar 3.500 karyawan di dua pusat teknologi di Tiongkok. Langkah agresif ini bertujuan untuk menyederhanakan operasional teknologi global, sekaligus memperkuat manajemen risiko dan sistem data perusahaan.