Berapa Pesangon Karyawan yang Terdampak PHK Amazon 2026? Begini Rinciannya
Amazon kembali menjadi sorotan setelah mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) berskala besar, yang memengaruhi ribuan karyawan di seluruh dunia. Perusahaan diperkirakan akan memangkas hingga 16.000 posisi di divisi korporat dan teknologi.
Ini menambah gelombang PHK sebelumnya yang mencapai 14.000 posisi tahun lalu. Dengan total pengurangan karyawan korporat mendekati 30.000, dengan tim di layanan cloud, media, analitik, dan operasi internal, diperkirakan paling terdampak.
Sebab, sebagaimana diketahui, PHK terbaru Amazon menargetkan peran kantoran, sedangkan staf gudang dan pengiriman sebagian besar tidak terdampak. Karyawan di Amazon Web Services, Prime Video, sumber daya manusia, strategi ritel, analitik, alat internal, dan manajemen program menghadapi risiko tinggi, demikian laporan The Economic Times, Sabtu, 31 Januari 2026.
India menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak, terutama di kantor Bengaluru, Hyderabad, dan Chennai, karena tim ini mendukung sistem cloud global dan platform internal. Kerugian pekerjaan di lokasi ini berpotensi memengaruhi operasi internasional.
Reaksi karyawan bervariasi, mulai dari kekhawatiran hingga frustrasi. Forum internal daring menampilkan pekerja yang mempertanyakan pemotongan berulang, beberapa mengekspresikan isu moral yang mengacu pada aturan kepemimpinan Amazon.
Perusahaan menyebut, PHK ini bagian dari structural reset. Beberapa faktor memengaruhi keputusan ini, antara lain perluasan lapisan manajemen yang menciptakan tumpang tindih dan memperlambat pengambilan keputusan.
Proyeksi pertumbuhan selama pandemi tidak sesuai harapan, sementara otomatisasi dan sistem AI kini menggantikan banyak tugas rutin. Selain itu, modal perusahaan dialihkan ke infrastruktur cloud dan pengembangan AI, dengan tujuan meningkatkan produktivitas daripada menambah jumlah karyawan.
Amazon belum merilis angka resmi terkait pesangon karyawan terdampak. Namun, berdasarkan PHK sebelumnya, karyawan kemungkinan menerima pembayaran sekaligus (lump sum) sesuai lama masa kerja, fasilitas asuransi kesehatan untuk jangka waktu terbatas, serta layanan transisi karier seperti bimbingan pencarian kerja dan dukungan penyusunan resume. Beberapa karyawan mungkin dapat mengajukan transfer internal jika memenuhi syarat.
Investor menanggapi PHK ini sebagai sinyal campuran. Pengurangan biaya korporat dapat meningkatkan margin dan mempercepat pengambilan keputusan, memungkinkan investasi lebih besar pada AI dan pertumbuhan cloud. Namun di sisi lain, risiko kehilangan talenta berpengalaman dan gangguan pada proyek tertentu tetap ada.