Lagi Program Diet? Catat 4 Sumber Protein yang Sebaiknya Dihindari
Protein merupakan salah satu makronutrien paling penting yang dibutuhkan tubuh. Perannya dalam setiap menu makanan tidak bisa dianggap sepele, terutama bagi mereka yang sedang mencoba untuk menurunkan berat badan atau menjaga kesehatan.
Meski ada banyak sumber protein yang bisa dikonsumsi sehari-hari, tidak semuanya memberikan manfaat yang sama jika tujuan utamanya adalah menurunkan berat badan alias diet. Melalui unggahan di Instagram pada 9 Desember, pelatih kebugaran Suman Rajput membagikan daftar empat sumber protein yang sebaiknya dihindari jika fokusnya adalah fat loss.
“Makanan ini sebenarnya tidak buruk. Hanya saja kurang efisien ketika tujuan utamanya adalah menghilangkan lemak,” tulisnya dalam keterangan unggahan tersebut dikutip dari laman Hindustan Times, Senin 12 Januari 2026.
Berikut ini empat sumber protein yang sebaiknya dihindari untuk kamu yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
1. Selai kacang sebagai sumber protein
Selai kacang tanah maupun selai almond memang lezat, tetapi menurut Suman, keduanya lebih kaya lemak sehat dibandingkan protein. Jika ingin mendapatkan protein lebih tinggi per kalori, pilihan yang lebih tepat adalah yoghurt Yunani, whey protein, dadih (curd), atau whey.
2. Daging cincang berlemak
Daging cincang ayam atau sapi yang umum dijual biasanya mengandung lemak cukup tinggi di samping proteinnya. Maka dari itu ubah pilihan yang lebih sehat adalah daging cincang tanpa lemak, dada ayam, atau olahan kedelai seperti soy chunks.
3. Hanya mengandalkan telur utuh
Untuk tujuan penurunan lemak, mengonsumsi empat hingga enam butir telur utuh demi meningkatkan asupan protein dinilai kurang efektif. Pasalnya, kalori dari kuning telur bisa bertambah dengan cepat, ujar Suman. Ia menyarankan untuk lebih banyak mengonsumsi putih telur dan membatasi telur utuh hanya satu hingga dua butir per hari.
4. Keju sebagai sumber protein utama
Sandwich, wrap, atau roti panggang dengan banyak keju umumnya didominasi lemak dan tinggi kalori. Karena itu, alternatif yang lebih baik adalah paneer rendah lemak, cottage cheese, atau yoghurt kental (hung curd) yang lebih ramah untuk program penurunan berat badan.