Michael Saylor Borong 1.287 Bitcoin, Cadangan Strategy Nyaris Tembus 674 Ribu Keping

Michael Saylor
Michael Saylor

Perusahaan di bidang bisnis intelejen milik Michael Saylor kembali menegaskan posisinya sebagai korporasi dengan cadangan Bitcoin terbanyak di dunia. Strategy (MSTR) membeli 1.287 bitcoin pada awal tahun 2026. 

Drai jumlah tersebut, Strategy menggelontorkan dana lebih dari US$116 juta atau Rp 1,94 triliun (estimasi kurs Rp 16.750 per dolar AS) atau harga rata-rata sekitar US$90.000 per koin. 

Dengan transaksi terbaru ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy melonjak menjadi 673.783 keping. Di mana pada akhir tahun 2025, jumlah cadangan aset Bitcoin sebanyak 672.497 BTC setelah pembelian masif sebanyak 1.229 keping Bitcoin.

Melansir dari CoinDesk pada Rabu, 7 Januari 2025, Secara kumulatif perusahaan telah menggelontorkan dana US$50,55 miliar untuk mengoleksi Bitcoin. Harga rata-rata setiap keping Bitcoin yang dibeli oleh Startegy adalah US$75.026.

Bitcoin

Tidak hanya menambah kepemilikan Bitcoin, Strategy juga memperkuat posisi likuiditas. Perusahaan menambah cadangan kas sebesar US$62 juta sehingga total kas yang dimiliki mencapai US$2,25 miliar. 

Manajemen Perusahaan menyampaikan pembelian bitcoin dan kas ini didanai melalui penjualan saham biasa. Cadangan kas ini disiapkan untuk mendukung pembayaran dividen atas saham preferen abadi perusahaan (perpetual preferred equity). 

Berdasarkan data di dashboard perusahaan, posisi kas saat ini cukup untuk menutup kewajiban dividen hingga sekitar 32,5 bulan ke depan.

Di sisi lain, Strategy mengungkapkan adanya kerugian belum terealisasi (unrealized losses) sebesar US$17,44 miliar atas kepemilikan Bitcoin pada kuartal IV-2025. Kerugian ini sejalan dengan koreksi harga Bitcoin yang turun dari kisaran US$120.000 pada awal Oktober 2025 menjadi sekitar US$88.000 saat penutupan tahun.

Meski demikian, sentimen pasar terhadap saham MSTR tetap positif. Saham MSTR menguat 4,5 persen pada perdagangan sebelum pembukaan pasar (pra-market) seiring kenaikan harga Bitcoin ke level US$92.000.

Berdasarkan pantauan VIVA di CoinMarketCap, Bitcoin mencatat lonjakan 4,49 persen selama tujuh hari terakhir. Namun, aset kripto termahal ini tergelincir 1,28 persen dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan pada harga US$92.541,74 hingga pukul 09.16 WIB pada Rabu, 7 Januari 2026.