Top 10+ Perusahaan dengan Cadangan Bitcoin Terbanyak di Dunia, Nomor 1 Milik Michael Saylor!

Bitcoin
Bitcoin

Bitcoin tidak hanya menarik minat investor ritel, tetapi berbagai perusahaan besar global berlomba-lomba menimbun emas digital ini. Terbaru perusahaan Michael Saylor, Strategy (MSTR), memborong sebanyak 1.229 Bitcoin dengan nilai pembelian mencapai US$108,8 juta, semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia.

Dengan tambahan tersebut, total cadangan Bitcoin Strategy kini mencapai 672.497 Bitcoin. Jumlah ini menempatkan perusahaan lunak di bidang bisnis intelejen di posisi puncak sekaligus menunjukkan jurang dominasi yang sangat lebar. 

Mengutip TradingView, Kepemilikan Bitcoin Strategy tercatat lebih dari 12 kali lipat dibandingkan perusahaan di peringkat kedua. Pembelian masih ini meningkatkan imbal hasil Bitcoin milik Strategy menjadi 23,2 persen sepanjang tahun 2025. 

Di kelas korporasi, Bitcoin tersebar di 192 perusahaan terbuka di berbagai dunia yang didominasi Amerika Serikat (AS), Kanada, Inggris dan Jepang. Perusahaan-perusahaan secara akumulatif menguasai lebih dari 1,08 juta keping Bitcoin.

Michael Saylor

Produsen kendaraan listrik milik Elon Musk tidak masuk dalam sepuluh besar pemegang Bitcoin dengan jumlah cadangan sebanyak 11.509 keping. Padahal, Musk dikenal sebagai pendukung aset kripto.

Berikut daftar 10 perusahaan dengan cadangan Bitcoin terbanyak di dunia. 

1. Strategy (MSTR)

Strategy yang berbasis di AS memegang 672.497 BTC, menjadikannya pemilik Bitcoin korporasi terbesar di dunia. Perusahaan ini menjadikan Bitcoin sebagai aset cadangan utama dan secara konsisten menambah kepemilikan, bahkan saat pasar bergejolak. Strategi agresif Michael Saylor membuat posisi Strategy sangat dominan dan sulit disaingi.

2. MARA Holdings, Inc. (MARA)

MARA Holdings yang juga berlokasi di AS menguasai 53.250 Bitcoin. Perusahaan ini merupakan salah satu raksasa penambangan Bitcoin global yang dikenal aktif mengakumulasi hasil tambang sebagai aset jangka panjang.

3. Twenty One Capital (XXI)

Pendatang baru ini telah mengantongi 43.514 Bitcoin.Twenty One Capital mengadopsi strategi treasury Bitcoin dan mendapat dukungan dari institusi besar, membuat pertumbuhannya mencuri perhatian pasar.

4. Metaplanet Inc. (MTPLF)

Metaplanet memiliki cadangan aset Bitcoin sebanyak 30.823 BTC dan sering dijuluki sebagai MicroStrategy di Asia. Perusahaan Jepang ini agresif mengadopsi Bitcoin sebagai aset strategis neraca keuangan.

5. Bitcoin Standard Treasury Company (CEPO)

Dengan cadangan 30.021 keping Bitcoin, perusahaan ini fokus menjadikan Bitcoin sebagai cadangan aset utama, sejalan dengan filosofi Bitcoin standard dalam pengelolaan keuangan perusahaan.

6. Bullish (BLSH)

Bullish memiliki 24.300 Bitcoin. Selain sebagai entitas kripto besar, Bullish juga mengoperasikan platform perdagangan aset digital dan menyimpan Bitcoin dalam jumlah signifikan.

7. Riot Platforms, Inc. (RIOT)

Riot Platforms mengantongi 19.324 BTC. Perusahaan ini termasuk salah satu penambang Bitcoin terbesar di AS dengan strategi penahanan aset hasil tambang.

8. Coinbase Global, Inc. (COIN)

Sebagai bursa kripto terbesar di AS, Coinbase menyimpan 14.548 BTC sebagai bagian dari strategi keuangan dan operasional perusahaan.

9. Hut 8 Mining Corp (HUT)

Hut 8 memiliki 13.696 BTC. Perusahaan penambangan ini dikenal konsisten menyimpan Bitcoin sebagai aset neraca, bukan sekadar menjual hasil tambang.

10. CleanSpark, Inc. (CLSK)

CleanSpark menutup daftar dengan 13.011 BTC. Perusahaan ini aktif menambah cadangan internal Bitcoin seiring ekspansi kapasitas penambangan.