Perusahaan Michael Saylor Borong 1.229 Keping Bitcoin, Jadi Pemilik Terbanyak di Dunia
Perusahaan milik Michael Saylor, MicroStrategy (MSTR), menegaskan dominasinya sebagai pemegang Bitcoin terbesar di dunia. Perusahaan perangkat lunak di bidang bisnis intelejen ini menambah cadangan Bitcoin sebanyak 1.229 keping.
MicroStrategy membeli ribuan Bitcoin dengan harga rata-rata sekitar US$88.588 atau sekitar Rp 1,48 miliar (estimasi kurs Rp 16.770 per dolar AS). Dengan demikian, total uang yang digelontorkan perusahaan senilai US$108,8 juta sekitar Rp 1,82 triliun, tulis keterangan resmi yang diumumkan pada Senin pagi, 29 Desember 2025.
Dikutip dari CoinDesk pada Selasa, 30 Desember 2025, penambahan tersebut maka kepemilikan Bitcoin Strategy mencapai 672.497 BTC. Seluruh Bitcoin itu diperoleh dengan total nilai akumulasi US$50,44 miliar dengan harga pembelian rata-rata US$74.997 per keping.
Bitcoin.
Manajemen Perusahaan menyampaikan bahwa pembelian 1.229 Bitcoin didanai dari hasil penjualan saham biasa Class A sebanyak 663.450 lembar saham dan meraup cuan mencapai US$108,8 juta. Langkah ini kembali menegaskan strategi agresif perusahaan dalam mengonversi modal pasar menjadi aset kripto.
Aksi pembelian besar-besaran ini mengukuhkan Strategy sebagai perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbanyak di dunia, jauh meninggalkan perusahaan lain. Bahkan, cadangan Bitcoin milik Strategy disebut-sebut sulit tertandingi.
Mengutip TradingView, pembelian terbaru ini meningkatkan imbal hasil BTC Strategy sepanjang tahun ini menjadi 23,2 persen. MicroStrategy mulai menimbun Bitcoin pada tahun 2020 yang dipimpin langsung oleh Michael Saylor.
Secara global, perusahaan-perusahaan publik kini secara kolektif menguasai lebih dari 1,08 juta Bitcoin yang tersebar di 192 perusahaan terbuka. Mayoritas perusahaan tersebut berbasis di Amerika Serikat, disusul Kanada, Inggris, dan Jepang.