Daging Hotpot Super Tipis di Jepang Jadi Viral, Nyaris Tembus Pandang
Seorang pengunjung restoran all you can eat (AYCE) di Jepang terkejut akibat daging yang disajikan untuk hotpot diiris sangat tipis, nyaris tak terlihat.
Pengunjung tersebut membagikan pengalamannya di media sosial X (dulu Twitter) pada Sabtu (18/4/2026), yang kemudian viral dan telah disaksikan lebih dari 28,2 juta kali.
Dalam foto yang dibagikan, terlihat dua wadah yang masing-masing berisi tiga irisan daging yang sangat tipis, bahkan sebagian terlihat tembus pandang, dilansir dari Must Share News, Jumat (24/4/2026).
Menurut pengunjung itu, irisan daging tersebut merupakan irisan tertipis yang pernah ia terima.
Restoran AYCE di Jepang sajikan daging tipis nyaris transparan
Dapat tanggapan beragam dari warganet
Seorang pengunjung restoran AYCE di Jepang terkejut melihat irisan daging super tipis untuk hotpot, bahkan nyaris tembus pandang.
Unggahan tersebut memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian merasa terhibur dengan kejadian ini, sedangkan yang lain justru mengapresiasi kemampuan staf dapur yang mampu mengiris daging setipis itu.
Beberapa komentar bahkan menyebut ketebalannya lebih tipis dibandingkan irisan prosciutto, daging ham tipis khas Italia.
Namun, tidak sedikit pula yang memberikan kritik. Salah satu warganet menilai, jika tujuan memotong daging setipis itu untuk menghemat biaya, konsep all you can eat yang seharusnya tidak diterapkan.
Meski terlihat sangat tipis, sang pengunggah menjelaskan bahwa ketika dimasukkan ke dalam kuah panas, warna daging tetap berubah seperti daging pada umumnya.
Pihak restoran minta maaf
Menanggapi kejadian tersebut, pihak restoran memberikan klarifikasi.
Melalui perwakilan Skylark Holdings selaku induk perusahaan restoran tersebut, disampaikan bahwa mereka menemukan adanya penyajian daging di beberapa gerai yang tidak sesuai dengan standar.
Mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan.
"Mereka menyampaikan bahwa di beberapa toko, daging disajikan tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya," tulis pernyataan resmi.
Perusahaan menyatakan akan meningkatkan pengawasan serta kontrol kualitas agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus memastikan konsistensi produk di seluruh gerai.
"Kami sangat meminta maaf kepada pelanggan kami yang terhormat karena telah menyediakan produk dengan kualitas yang tidak memenuhi harapan mereka," tulis pihak restoran.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang