Berat Badan Naik Usai Libur Natal dan Tahun Baru? Hati-hati Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

ilustrais diabetes
ilustrais diabetes

 Kenaikan berat badan terutama setelah musim liburan, sebenarnya bukan hal yang aneh. Banyak orang menganggapnya sementara, disebabkan kebiasaan makan saat perayaan. Belum lagi cuaca yang tak menentu belakangan ini ikut memengaruhi pola makan kita yang cenderung makan makanan manis dan tinggi garam.

Sayangnya, tidak sedikit dari kita yang menyepelekan kenaikan berat badan dan berpikir bisa dengan mudah menurunkannya setelah liburan berakhir. Tapi ada hal penting yang sering diabaikan yakni dampak kesehatan dari kenaikan berat badan mendadak bisa serius.

Direktur Ilmu Penyakit Dalam di Fortis Hospital, Greater Noida, Dr. Dinesh Kumar, mengatakan bahwa kenaikan berat badan secara tiba-tiba juga bisa meningkatkan kadar gula darah.

“Kenaikan berat badan yang terjadi tiba-tiba selama musim dingin dapat membuat gula darah naik, yang meningkatkan risiko diabetes,” kata dia dikutip dari laman Hindustan Times, Selasa 6 Januari 2026.

Sebenarnya, ada beberapa alasan mengapa berat badan mudah ketika libur Natal dan Tahun Baru, hal ini biasanya diiringi perubahan pola makan, misalnya lebih banyak mengonsumsi makanan gorengan dan manis saat acara-acara tertentu namun tak diimbangi dengan aktivitas fisik.

Mengapa Kenaikan Berat Badan Mendadak Berbahaya?

Kenaikan berat badan mendadak terkait dengan beragam masalah kesehatan, mulai dari stres pada jantung hingga gangguan metabolisme. Karena itu, penting untuk tidak menyepelekan kenaikan berat badan saat musim dingin dan liburan.

“Perubahan berat badan yang terlihat sementara bisa lama-kelamaan menjadi masalah kesehatan jangka panjang. Berat badan yang terus naik, lonjakan gula darah berulang, dan tekanan darah meningkat secara bersamaan akan meningkatkan risiko terkena diabetes dan penyakit lain yang terkait gaya hidup,” ujar dia.

Langkah Pencegahan

Musim liburan memang menyenangkan, tapi penting untuk tidak terlalu bebas tanpa kontrol. Kesehatan ada di tangan Anda sendiri, karena usaha pencegahan yang Anda lakukan akan menentukan apakah Anda sehat atau justru membawa masalah.

Beberapa langkah penting menurut Dr. Kumar:

  • Tetap aktif secara fisik, meski di dalam ruangan, misalnya dengan olahraga ringan di rumah.
  • Makan dengan sadar, perhatikan porsi dan hindari terlalu banyak gula atau karbohidrat olahan.
  • Batasi makanan tinggi kalori terutama saat acara perayaan.

Selain itu, untuk deteksi dini, Dr. Kumar sangat menyarankan memeriksa kadar gula darah secara rutin selama musim liburan, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi. Intervensi tepat waktu bisa mencegah masalah menjadi lebih parah. Jika tidak berhati-hati, berat badan naik dan risiko diabetes meningkat. Oleh karena itu, meningkatkan kesadaran dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sangat penting untuk mencegah gangguan metabolisme jangka panjang.