Penyebab Ambruknya Bangunan Majelis Taklim di Ciomas Bogor dan Data Jumlah Korban

Majelis Taklim Asohibiya, Majelis Taklim Asohibiya Ciomas Bogor, bangunan Majelis Taklim Asohibiya runtuh timpa jamaah, jumlah korban ambruknya bangunan Majelis Taklim Asohibiya, penyebab ambruknya bangunan Majelis Taklim Asohibiya, Penyebab Ambruknya Bangunan Majelis Taklim di Ciomas Bogor dan Data Jumlah Korban

Bangunan Majelis Taklim Asohibiya, yang berlokasi di Kampung Ciapus, RT 5/4, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, ambruk dan menimpa jemaah pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 08.30 WIB.

Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Bogor pagi itu mendadak berubah menjadi kepanikan.

Ratusan jemaah yang datang untuk mengikuti pengajian tiba-tiba dikejutkan oleh ambruknya bangunan Majelis Taklim Asohibiya.

Peristiwa itu menelan korban jiwa dan puluhan orang luka-luka, sebagian di antaranya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Penyebab Ambruknya Bangunan Majelis Taklim Asohibiya

Dilansir dari TribunnewsBogor.com, penyebab ambruknya bangunan Majelis Taklim Asohibiya diduga karena tidak kuat menahan beban akibat membludaknya jemaah yang hadir saat acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Ambruknya bangunan Majelis Asohibiya akibat tidak mampu menahan jemaah pada acara maulidan," ujar Dandim 0621, Lektol Inf. Henggar Tri Wahono, Minggu (7/9/2025).

Hal senada disampaikan Kapolsek Ciomas Kompol Iwan Wahyudi. Ia mengatakan, saat kejadian jemaah yang hadir jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan biasanya.

"Biasanya di situ sering diadakan pengajian tapi jumlah jemaahnya hanya 30 orang, tapi karena sekarang lagi maulidan, jemaahnya banyak 120-150 orang, gak tahan (bangunan) jadi dari dari lantai dua ambruk ke bawah," katanya.

Jumlah Korban Luka dan Meninggal Dunia

Akibat insiden ini, puluhan jemaah mengalami luka-luka, sebagian besar adalah perempuan yang tertimpa reruntuhan. Sementara itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia.

Sampai saat ini, jumlah korban masih simpang siur. Namun, data sementara mencatat 31 orang sudah dievakuasi ke RSUD Kota Bogor, dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

"Sampai saat ini yang sudah terdata kurang lebih 31 orang yang sudah dievakuasi ke RSUD Kota Bogor, 2 orang dinyatakan meninggal," ujar Dandim 0621, Lektol Inf. Henggar Tri Wahono, Minggu (7/9/2025).

Kapolsek Ciomas menambahkan, jumlah korban masih mungkin bertambah seiring proses evakuasi.

"Info yang kami dengar juga korban bertambah jadi 34. Nanti data kami akan update sehingga nanti akan kami infokan lebih lanjut," katanya.

Dikutip dari Kompas.com, data sementara BPBD Kabupaten Bogor menyebutkan, tiga orang meninggal dunia dan 30 lainnya mengalami luka-luka. Ketiga korban meninggal diketahui bernama:

  • Irni (ditangani RS Medical Dramaga),
  • Wulan (ditangani RS PMI Kota Bogor),
  • Yati (ditangani RSUD Kota Bogor).

Korban Dirawat di Tiga Rumah Sakit

Korban yang mengalami luka-luka segera dilarikan ke sejumlah rumah sakit. Sebagian besar dirawat di RSUD Kota Bogor, sementara satu korban dipindahkan ke RS PMI Bogor.

rata korban mengalami luka di kepala dan kaki. Ada tiga korban akan ditangani lebih serius karena patah tulang. Satu korban dipindahkan ke RS PMI," ujar dr Ilham Chaidir, Dirut RSUD Kota Bogor di ruang IGD.

Sementara mnenurut BPBD Kabupaten Bogor, puluhan korban luka masih dirawat di beberapa rumah sakit, di antaranya RSUD Kota Bogor, RS Medical Dramaga, dan RS PMI Kota Bogor.

“Semua korban sudah berhasil dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Adam Hamdani.

Tidak ada warga yang dilaporkan harus mengungsi akibat peristiwa ini.

Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pembersihan puing-puing bangunan serta analisis penyebab runtuhnya majelis.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul "Puluhan Korban Bangunan Ambruk di Ciomas Bogor Alami Luka-luka, IGD RSUD Kota Bogor Penuh Sesak", "Majelis Taklim di Ciomas Bogor Ambruk saat Menggelar Maulid Nabi, 34 Warga Luka, 2 Orang Tewas", dan "Penyebab Ambruknya Majelis Taklim di Ciomas Bogor Terungkap, Diduga Tak Mampu Menopang Jemaah".

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: khairunnisa

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.