Rupiah Melemah usai Rilis Surplus Neraca Dagang RI di November 2025
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di level Rp 16.748 per Senin, 5 Januari 2026. Posisi rupiah itu melemah 23 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 16.725 pada perdagangan Jumat, 2 Januari 2026.
Sementara perdagangan di pasar spot pada Selasa, 6 Januari 2026 hingga pukul 09.13 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 16.744 per dolar AS. Posisi itu melemah 4 poin atau 0,02 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 16.740 per dolar AS.
Ilustrasi mata uang Rupiah.
Pengamat ekonomi dan pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia surplus US$2,66 miliar per November 2025.
Dengan demikian, Indonesia mencatatkan surplus perdagangan selama 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Realisasi tersebut lebih tinggi dari realisasi neraca dagang bulan sebelumnya atau Oktober 2025 senilai US$2,39 miliar.
Indonesia mencatatkan ekspor November 2025 mencapai US$22,52 miliar atau turun 6,6 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan November 2024. Penurunan ekspor disebabkan oleh penurunan ekspor non-migas, yaitu pada bahan bakar mineral, lemak nabati, hingga besi/baja.
Adapun, nilai impor November 2025 mencapai US$19,86 miliar atau turun 0,46 persen (yoy) dibandingkan November 2024. Sementara neraca perdagangan barang tercatat surplus sebesar US$2,66 miliar.
Meski demikian, Ibrahim mengatakan bahwa surplus dagang RI di 2026 terancam menyempit. Sebab, surplus pada November 2025 lebih ditopang pada surplus komoditas non-migas yaitu sebesar US$4,64 miliar, dengan komoditas penyumbang surplus utama lemak dan minyak hewani nabati, kemudian bahan bakar mineral, serta besi dan baja.
Sebelumnya, konsensus ekonom memproyeksikan surplus neraca perdagangan Indonesia akan berlanjut pada November 2025 atau 67 bulan secara beruntun. Surplus diproyeksikan akan meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.
"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 16.740 - Rp 16.770," ujarnya.
Sebagai informasi, pejabat AS mengkonfirmasi bahwa Maduro telah ditahan selama penggerebekan akhir pekan di Caracas, dan diterbangkan ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan kriminal yang telah lama ada. Operasi tersebut menandai intervensi AS paling langsung di Venezuela dalam beberapa dekade, dan memicu kecaman dari beberapa negara. Sementara investor menilai implikasinya terhadap pasar energi dan stabilitas regional.
Presiden Donald Trump mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penangkapan Maduro adalah "langkah menentukan" terhadap apa yang ia gambarkan sebagai rezim kriminal, dan menambahkan bahwa AS akan memastikan "transisi yang aman dan tertib" di Venezuela.
Kemudian, Trump mengancam akan mengambil tindakan terhadap negara-negara lain yang bertentangan dengan kebijakan AS, termasuk Kolombia dan Iran. Dia juga mengulangi seruannya untuk pengambilalihan Greenland oleh AS.